Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Pelari Wanita Ini Bangga Perutnya Dihiasi Stretch Marks Pasca Melahirkan

Eny Kartikawati - wolipop
Rabu, 23 Mar 2016 16:08 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: instagram Stephanie Rothstein
Jakarta - Memiliki perut dengan hiasan stretch marks bukanlah hal yang dibanggakan sebagian besar wanita. Mereka akan menutupinya dan sebisa mungkin ingin menghilangkan guratan-guratan di perut tersebut. Namun wanita yang merupakan atlet lari dan ibu dua anak ini berbeda. Dia mencoba menyebarkan pesan inspiratif agar wanita lebih menerima stretch marks yang menetap di perut mereka.

Stephanie Rothstein Bruce, demikian nama atlet wanita yang menginspirasi melalui foto-fotonya di Instagram. Pada akun media sosialnya itu, Stephanie tidak ragu menampilkan perutnya yang dihiasi stretch marks saat dia memakai kostum lari.

"When I look down I see stretch marks that are here to stay, ab muscles that need continued strengthening, legs that are powerful, and feet that are ready to fly! #trackseason #timetofly #flystyle," demikian dia menulis pada salah satu foto yang memperlihatkan perutnya yang mash terlihat sedikit berisi dan dihiasi jaringan parut di area dekat pusar.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT



Stretch marks parah dialami Stephanie setelah dua kali melahirkan. Dia merupakan ibu dari dua orang anak. Anak pertamanya berusia 21 bulan dan anak keduanya, dilahirkannya enam bulan lalu.

Setelah sempat break dari latihan lari, Stephanie kini telah kembali menjalani rutinitasnya sebagai atlet. Sekarang ini dia sedang berlatih agar bisa menjadi bagian tim atletik Amerika Serikat untuk Olimpiade 2016.

Baca Juga: 30 Gaya Selebriti di Indonesia Fashion Week 2016

Stephanie mengungkapkan tidak banyak atlet lari yang rela berhenti sejenak menjalani karier mereka demi memiliki anak. "Ini sebuah perjalanan yang tidak banyak diungkapkan ke publik karena banyak wanita melihat pelari sebagai sosok manusia super dengan tubuh yang super fit," ujarnya.



Melalui foto-foto di Instagram, Stephanie ingin menunjukkan bahwa para atlet bukan manusia super yang memiliki tubuh sempurna. Meski demikian, bukan berarti juga para pelari ini tidak bisa kembali ke karier mereka terdahulu setelah melahirkan.

"(Perutku) memang masih terlihat sangat kacau (dengan adanya stretch marks), tapi kekuatan dan stabilitasnya sudah kembali," tulis Stephanie pada foto lain yang juga memperlihatkan perutnya.

Stephanie menggunakan akun Instagram untuk membicarakan mengenai perubahan pada tubuh setiap wanita setelah melahirkan. Menurutnya memang perubahan itu tidak membuat semua orang senang, namun wanita tidak perlu merasa malu.

"Aku berbagi agar para ibu dan calon ibu tahu bahwa kalian bisa kembali ke bentuk tubuh atletis kalian, memiliki cita-cita yang lebih besar, tetap menjadi seorang ibu, memiliki ketidaksempurnaan dan tidak perlu merasa malu atas ketidaksempurnaan itu dan percaya dirilah," tulisnya.

(eny/eny)
Tags

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads