Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Rayakan Kelahiran Anak ke-2 Kate Middleton, Wanita Ini Jual Es Krim ASI

wolipop
Selasa, 28 Apr 2015 12:06 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Foto: Dok. The Licktators
Jakarta -

Anak kedua dari Pangeran William dan Kate Middleton diperkirakan akan lahir pada April 2015 ini. Merayakan kelahiran anggota baru keluarga kerajaan Inggris ini, seorang wanita yang aktif mengkampanyekan pemberian ASI, menciptakan santapan unik yaitu es krim ASI.

Adalah wanita bernama Victoria Hiley yang membuat es krim dari air susu ibu (ASI) itu. Victoria membuat es krim tersebut bekerjasama dengan brand es krim yang berbasis di London, The Licktators.

Es krim ASI ini dibuat Victoria bukan hanya untuk merayakan lahirnya Royal Baby. Tapi dia juga ingin es krim uniknya tersebut menjadi pengingat untuk Kate Middleton dan seluruh ibu di belahan dunia lainnya, mengenai pentingnya memberikan ASI pada bayi di usia enam bulan pertamanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami berpikir kelahiran bayi kerajaan ini adalah waktu terbaik untuk menggalang dukungan bagi para ibu dan ketika mereka membicarakan es krim musim panas ini, ASI adalah yang terbaik. Lagipula, apalagi hadiah yang bisa kamu berikan pada putri atau pangeran kecil kita," kata Victoria.

Seperti dikutip Mail Online, ASI yang digunakan untuk membuat es krim bernama Royal Baby Gaga itu didapatkan dari para donor. ASI donor tersebut sudah memenuhi standar dari rumah sakit mengingat Victoria sendiri dikenal sebagai orang yang aktif mengampanyekan pentingnya menyusui. ASI donor itu kemudian dicampur dengan ekstrak vanilla.

Es krim serupa yang terbuat dari ASI sebelumnya pernah dibuat oleh Victoria pada 2011. "Ada banyak dukungan dari ibu menyusui untuk es krim Baby Gaga pada 2011, tapi tetap saja beberapa politisi masih menilai negatif wanita yang menyusui bayi di publik," kata wanita asal Leeds, Inggris itu.

Es krim ASI Royal Baby Gaga ini dijual dalam kemasan 500 ml seharga 19,99 poundsterling atau sekitar Rp 395 ribu. Seluruh keuntungan hasil penjualan es krim tersebut akan disumbangkan untuk kampanye pemberian ASI.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads