Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus <i>Stay Home Dad</i>

Perbedaan Pola Asuh Saat Anak Lebih Banyak Habiskan Waktu Bersama Ayah

wolipop
Jumat, 25 Apr 2014 17:25 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

dok. Thinkstock
Jakarta - Di era modern ini, tidak sedikit pria berkeluarga yang memutuskan menjadi seorang bapak rumah tangga. Seperti halnya ibu rumah tangga, banyaknya waktu luang yang dimiliki membuat pria ini memiliki kewajiban mengatur semua keperluan rumah termasuk mengurus anak-anak. Mulai dari mempersiapkan sarapan, menyediakan kebutuhan sekolah dan menemani anak melakukan aktifitasnya sehari-hari.

Mungkin beberapa dari Anda bertanya, apakah akan ada perbedaan yang timbul dari pola asuh seorang bapak rumah tangga? Atau apakah anak akan lebih dekat dengan bapak dibanding ibunya? Menurut Psikolog Anna Surti Ariani, Psi, perbedaan pola asuh yang terjadi lebih pada aktifitas yang dilakukan.

Biasanya bapak cenderung lebih senang mengajak anak-anaknya untuk melakukan aktivitas yang lebih aktif, seperti mengajak bermain di taman, berolahraga dan melakukan piknik bersama. Sedangkan ibu biasanya cenderung mengajak anak melakukan aktivitas yang santai dengan bernyayi bersama atau mewarnai.

Ketegas dalam pola asuh anak juga menjadi salah satu perbedaan yang terjadi. "Ibu kan sering kali kalo anaknya manja, lalu ibu mengalah sedangkan bapak biasanya akan lebih tegas dalam bertindak dan bersikap," ujar Psikolog Anna Surti Ariani, Psi saat wawancara bersama Wolipop di Universitas Indonesia, pada Senin (14/04/2014).

Ia juga menegaskan, pembagian pola asuh dalam keluarga menjadi suatu hal yang harus diprioritaskan agar anak tidak hanya dekat dengan bapak tapi juga dekat dengan Anda. Hal ini bertujuan agar anak tidak merasa kehilangan sosok ibu dalam pola asuhnya. Salah satu cara yang dapat dilakukan dengan mengajak anak-anak bermain pada hari Sabtu atau Minggu. Usahakan agar ayah tidak ikut saat Anda bersama anak-anak. Pembagian pola asuh seperti ini, bisa menjadi salah satu cara yang tepat agar anak merasa bahwa kedua orangtuanya memang benar-benar memiliki waktu bersama mereka.

(mrt/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads