Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Wow, Google Glass Bisa Bantu Ibu yang Kesulitan Menyusui Bayi

wolipop
Kamis, 24 Apr 2014 13:11 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Small World Social
Jakarta -


Setelah melahirkan tidak sedikit ibu yang mengalami kesulitan menyusui bayinya. Saat hal itu terjadi, jangan langsung menyerah. Ibu bisa minta bantuan sesama ibu menyusui lainnya, konselor ASI atau bahkan Google Glasss. Ya, kini teknologi canggih keluaran Google itu bisa menjadi alat yang memudahkan ibu untuk menyusui bayi.

Seperti dikutip dari HLNTV, ada sebuah aplikasi yang dibenamkan di Google Glass ini sehingga membantu ibu belajar menyusui bayinya. Dengan aplikasi tersebut, ibu bisa mendapat pelajaran langsung melalui video dari konselor laktasi. Konselor tersebut juga bisa memantau bagaimana proses menyusu bayi, sehingga bisa melihat apakah posisinya sudah benar atau belum dan bisa memberikan nasihat langsung.

Aplikasi ini dibuat untuk mendukung kampanye menyusui yang dibuat Australian Breastfeeding Association. Dengan aplikasi tersebut, ibu bukan hanya bisa berkomunikasi dengan konselor laktaksi. Dengan memakai Google Glass, ibu juga bisa menonton langsung video soal cara menyusui yang benar sembari memberikan bayi ASI secara langsung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Aplikasi dan Google Glass ini menyediakan informasi yang paling dibutuhkan para ibu. Ibu bisa mengakses konten dari situs yang mereka butuhkan melalui Google Glass, memberikan mereka petunjuk langsung di layar," begitu isi video yang mempromosikan aplikasi bermanfaat itu.

Australian Breastfeeding Association (ABA) sudah melakukan uji coba pada Google Glass yang dilengkapi dengan aplikasi tentang proses menyusui ini. Ada lima ibu dan 15 konselor latkasi yang dilibatkan pada uji coba tersebut 13 April 2014 lalu. "Google Glass ini memiliki kemampuan hands-free (tidak perlu dipegang seperti gadget lainnya) sehingga ibu bisa fokus menggendong bayi mereka," ujar pihak ABA.

Salah satu ibu yang terlibat percobaan ini adalah Sarah-Jane Bailey asal Pakenham, Australia. Sarah mengalami kesulitan menyusui putranya Patrick karena pelekatan yang tidak benar. Setelah menggunakan Google Glass dan berkomunikasi dengan konselor laktasi dari ABA, dia pun sukses menyusui sang bayi.


(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads