Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Beckham, Selebriti Paling Didambakan Anak untuk Baca Cerita Sebelum Tidur

wolipop
Rabu, 05 Mar 2014 06:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Getty Images
Jakarta -

Pesona David Beckham bukan hanya mampu menyihir orang dewasa, khususnya wanita. Anak-anak pun menyukai pesepakbola asal Inggris ini. Buktinya, dalam daftar orang yang paling didambakan untuk membacakan cerita, Beckham ada di urutan pertama.

Dalam survei yang dilakukan oleh supermarket online di Inggris, Sainsbury, terungkap Beckham menjadi selebriti yang menjadi dambaan anak-anak untuk membacakan cerita sebelum tidur. Survei yang dibuat dalam rangka Hari Buku Sedunia pada 6 Maret mendatang ini melibatkan 2.000 orangtua dan anak-anak. Anak-anak yang menjadi responden berusia 4-10 tahun.

Seperti dikutip dari Female First, survei mengungkapkan 89% anak memilih mantan pemain Manchester United itu sebagai orang yang paling diinginkan untuk membacakan mereka cerita. Dari 89% persen itu, satu dari lima anak laki-laki yang memilih Beckham. Sedangkan anak perempuan menyukai Katy Perry. Selain Katy dan Beckham, selebriti lainnya yang juga ada di dalam daftar anak-anak tersebut adalah Cheryl Cole, Lady Gaga dan Ant & Dec.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dari survei tersebut diketahui juga buku yang paling disukai orangtua untuk dibacakan pada anak mereka. Dua buku yang paling favorit adalah kisah Disney, Tangled dan buku tentang kisah tikus berjudul 'The Gruffalo'.

Dalam membacakan anak cerita ini, orangtua biasanya akan memilih buku yang karakter tokohnya bisa dicontoh anak-anak. Ada 49,9% orangtua yang memilih buku jenis ini. Tokoh yang paling favorit di buku cerita untuk anak-anak ini adalah Brave dan Superman.

Membacakan anak cerita saat ini menjadi kegiatan yang langka untuk anak dan orangtua. Kehadiran gadget dan alasan kesibukan atau lelah membuat orangtua jarang membacakan anaknya cerita sebelum tidur atau di waktu luang mereka. Padahal membacakan dongeng atau cerita ini memiliki banyak manfaat untuk buah hati.

Psikolog anak dan dosen di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, Efnie Indrianie, M.Psi, pernah menjelaskan, beberapa manfaat dari membacakan cerita yaitu:

1. Anak yang cukup banyak didongengkan akan lebih cepat belajar bahasa, sehingga akan meningkatkan fungsi kerja otak kanan atas kreativitas dan imajinasi. Anak-anak dengan kreativitas dan imajinasi yang tinggi cenderung mampu menghasilkan sesuatu yang sifatnya inovatif dan original.

2. Anak yang sering diperdengarkan cerita sejak dalam masih kandungan akan memberikan dampak positif pada saat ia dewasa. Anak akan memiliki kemampuan-kemampuan yang tidak diajari sebelumnya atau problem solving yang mungkin tidak pernah terpikir oleh Anda sebelumnya. Hal ini dikarenakan informasi yang didapat dari cerita dongeng Anda akan tersimpan pada memori jangka panjangnya. Di dalam otak anak terdapat tonjolan bernama girus yang berfungsi untuk merekam kode-kode informasi. Semakin banyak informasi, pembelajaran dan simulasi yang diberikan kepada anak maka semakin banyak terbentuk girus pada otaknya.

3. Adanya cerita yang berupa narasi dalam dongeng yang diceritakan lisan akan meningkatkan fungsi analisa anak menjadi dua kali lebih besar. Semakin banyak anak diajak untuk berkomunikasi, semakin cepat perkembangan fungsi analisanya. Game atau software interaktif pada perangkat tekhnologi tidak akan meningkatkan fungsi analisa, kepekaan sosial, dan tidak membuat anak lebih imajinatif, tetapi lebih ke sesuatu yang sifatnya pasif. Jika anak sudah menemukan kenyamanan pada alat tersebut, makan anak akan membentuk fungsi kenyamanannya sendiri, yang menyebabkan sifat adiktif.

4. Dongeng akan memberikan satu rekam jejak memori. Dengan dongeng anak akan berimajinasi. Anak akan melakukan proses pembelajaran terhadap nilai-nilai. Anak-anak cenderung berpikir konkrit, sedangkan nilai moral itu abstrak. Tapi dengan cerita, maka nilai moral bisa ditanamkan. Visualisasi bisa dilakukan dengan melalui DVD namun tetap ibu atau yang memberi cerita dengan suaranya sendiri.

(eny/fer)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads