Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Tupperware Ajak Anak-anak Membantu Sesama dengan Kirim Cerita Gratis

wolipop
Sabtu, 22 Feb 2014 12:59 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Tupperware
Jakarta - "Tidak perlu banyak untuk membantu. Tidak perlu kaya untuk menolong." Begitu slogan dari Children Helping Children (CHC) yang menjadi program Tupperware Indonesia. Hanya dengan mengirimkan cerita atau gambar, anak-anak usia pelajar bisa turut membantu teman-teman mereka yang kurang mampu untuk mendapatkan pendidikan yang lebih layak.

Kegiatan lomba menulis dan menggambar bagi pelajar tingkat SD, SMP dan SMA di seluruh Indonesia ini adalah bagian dari program Tupperware Children's Fund yang mengusung visi Tupperware Caring & Share.

Untuk setiap karya baik itu cerita maupun gambar, sama dengan peserta mendonasikan Rp 10 ribu yang kemudian akan disalurkan melalui sekolah, yayasan atau komunitas yang mendukung pendidikan bagi anak-anak yang kurang beruntung seperti anak-anak jalanan atau mereka yang terkena bencana alam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

PR & Communication Manager PT Tupperware Indonesia Umayanti Utami mengatakan program yang sudah dimulai sejak 2005 ini dibuat karena melihat banyaknya anak-anak yang tak bisa menikmati pendidikan. "Di Jakarta saja, ada banyak anak-anak jalanan yang berjualan koran, jadi pedagang asongan. Bahkan saking banyaknya mereka ada di setiap lampu merah," ujar Uma saat ditemui dalam acara SheCAN! Care & Share di Hotel Golden Flower Bandung, Jalan Asia Afrika, Kamis (21/2/2014).

Untuk mengirimkan cerita, dijelaskan Uma, penulisannya bebas dan tidak ada batas halaman. Cerita tersebut juga bisa ditulis tangan atau komputer. Untuk gambar juga bebas, namun tidak boleh dengan menggunakan komputer. Nantinya akan ada hadiah untuk anak dengan cerita dan gambar yang menarik.

Uma menyebutkan, sejak 2005 tercatat sudah masuk 175 ribu karya cerita dan gambar dengan jumlah total bantuan mencapai lebih dari Rp 2 miliar. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk alat tulis, sepatu hingga pembangunan sekolah.

"Kami begitu bahagia melihat semangat anak-anak membantu teman-temannya. Terlihat dari jumlah karya yang masuk setiap tahunnya terus bertambah. Tahun 2005 hanya 1.700 karya dan di 2013 lalu melonjak sampai 66 ribu karya," kata Uma.

Uma menyebutkan, tahun ini Tupperware menyiapkan alokasi untuk 100 ribu karya dan berharap target tersebut bisa tercapai.

(tya/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads