Hamil atau Tidak? Ini 7 Tanda Anda Jadi Calon Ibu
wolipop
Senin, 20 Mei 2013 09:43 WIB
Jakarta
-
Kehamilan di tahap awal bisa diketahui bukan hanya dari test pack. Sebenarnya ada beberapa tanda-tanda dari tubuh yang dapat menjadi petunjuk bahwa Anda kini tengah hamil. Namun karena setiap wanita berbeda, gejala kehamilan ini pun berbeda juga antara satu wanita dengan wanita lainnya.
Beberapa gejala kehamilan mirip dengan kondisi ketika wanita akan datang bulan. Hal ini lah yang membuat tanda-tanda tersebut jadi kerap diabaikan. Agar tidak semakin bingung, lakukan tes dan periksa ke dokter setelah Anda merasa yakin dengan menemukan tanda-tanda kehamilan di bawah ini seperti dipaparkan Web MD
1. Payudara bengkak dan lembut
Nyeri atau kesemutan di payudara adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Di awal kehamilan, payudara akan mengisi dan berubah bentuk karena mempersiapkan diri untuk menghasilkan ASI. Payudara pun bisa menjadi sangat lembut dan sensitif selama beberapa bulan. Namun perlu dicatat, menurut ahli laktasi, Teresa Pitman, tidak semua wanita mengalami perubahan ini, terutama jika mereka telah menggunakan pil KB. Selain payudara yang membengkak, salah satu tanda lainnya adalah dengan area aerola warnanya menjadi lebih gelap.
3. Buang Air Kecil Makin Sering & Konstipasi
Saat hamil, janin yang tumbuh di rahim akan menekan kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil pun akan bertambah. Kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Bukan hanya buang air kecil, wanita hamil ada juga yang mengalami konstipasi atau sembelit. Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon tersebut selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar.
4. Mudah Lelah
Di awal kehamilan, Anda akan merasa mudah lelah. Rasanya Anda ingin bermalas-malasan saja di tempat tidur. Hal ini terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan adanya makhluk baru. Peningkatna hormon progesteron juga sering dihubungkan dengan tanda keempat ini. Selain itu Anda bisa jadi mudah lelah karena menurunnya kadar gula darah dan tekanan darah.
5. Mual (Morning Sickness)
Mual adalah gejala kehamilan yang paling umum. Rasa mual itu terjadi karena peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Peningkatan hormon HCG ini menyebabkan efek pedih pada lapisan perut sehingga menimbulkan rasa mual. Biasanya rasa mual ini akan pergi seiring Anda memasuki trimester kedua kehamilan. Selain mual, Anda juga merasa lebih sensitif pada bau tertentu. Sejumlah peneliti menduga, gejala ini terjadi agar wanita hamil tidak mudah makan sembarangan sehingga melindungi bayi dari racun yang berbahaya.
6. Terlambat Haid
Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas adalah terlambat datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai kehamilan. Anda bisa saja telat haid karena stres, diet atau gangguan hormonal. Selain itu, beberapa wanita juga bisa mengalami pendarahan atau spotting (timbul bercak darah). Segera konsultasikan ke dokter mengenai masalah tersebut.
7. Perubahan Mood
Wanita hamil memiliki mood yang mudah berubah. Bisa saja di satu waktu Anda merasa sangat bahagia, namun beberapa waktu kemudian Anda jadi marah pada suami hanya krena masalah sepele. Tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena normal. Mood berubah karena terjadinya perubahan hormon secara drastis di tubuh Anda. Kalau Anda belakangan merasakan hal tersebut, itu terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehadiran hormon baru.
(eny/hst)
Beberapa gejala kehamilan mirip dengan kondisi ketika wanita akan datang bulan. Hal ini lah yang membuat tanda-tanda tersebut jadi kerap diabaikan. Agar tidak semakin bingung, lakukan tes dan periksa ke dokter setelah Anda merasa yakin dengan menemukan tanda-tanda kehamilan di bawah ini seperti dipaparkan Web MD
1. Payudara bengkak dan lembut
Nyeri atau kesemutan di payudara adalah salah satu gejala kehamilan yang paling umum. Di awal kehamilan, payudara akan mengisi dan berubah bentuk karena mempersiapkan diri untuk menghasilkan ASI. Payudara pun bisa menjadi sangat lembut dan sensitif selama beberapa bulan. Namun perlu dicatat, menurut ahli laktasi, Teresa Pitman, tidak semua wanita mengalami perubahan ini, terutama jika mereka telah menggunakan pil KB. Selain payudara yang membengkak, salah satu tanda lainnya adalah dengan area aerola warnanya menjadi lebih gelap.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat hamil, janin yang tumbuh di rahim akan menekan kandung kemih sehingga frekuensi buang air kecil pun akan bertambah. Kandung kemih juga lebih cepat dipenuhi urine dan keinginan untuk buang air kecil menjadi lebih sering. Bukan hanya buang air kecil, wanita hamil ada juga yang mengalami konstipasi atau sembelit. Sembelit terjadi akibat peningkatan hormon progesterone. Hormon tersebut selain mengendurkan otot-otot rahim, juga berdampak pada mengendurnya otot dinding usus sehingga menyebabkan sembelit atau susah buang air besar.
4. Mudah Lelah
Di awal kehamilan, Anda akan merasa mudah lelah. Rasanya Anda ingin bermalas-malasan saja di tempat tidur. Hal ini terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan adanya makhluk baru. Peningkatna hormon progesteron juga sering dihubungkan dengan tanda keempat ini. Selain itu Anda bisa jadi mudah lelah karena menurunnya kadar gula darah dan tekanan darah.
5. Mual (Morning Sickness)
Mual adalah gejala kehamilan yang paling umum. Rasa mual itu terjadi karena peningkatan hormon HCG (Human Chorionic Gonadotrophin). Peningkatan hormon HCG ini menyebabkan efek pedih pada lapisan perut sehingga menimbulkan rasa mual. Biasanya rasa mual ini akan pergi seiring Anda memasuki trimester kedua kehamilan. Selain mual, Anda juga merasa lebih sensitif pada bau tertentu. Sejumlah peneliti menduga, gejala ini terjadi agar wanita hamil tidak mudah makan sembarangan sehingga melindungi bayi dari racun yang berbahaya.
6. Terlambat Haid
Salah satu tanda kehamilan yang paling jelas adalah terlambat datang bulan. Namun tidak semua keterlambatan tersebut diartikan sebagai kehamilan. Anda bisa saja telat haid karena stres, diet atau gangguan hormonal. Selain itu, beberapa wanita juga bisa mengalami pendarahan atau spotting (timbul bercak darah). Segera konsultasikan ke dokter mengenai masalah tersebut.
7. Perubahan Mood
Wanita hamil memiliki mood yang mudah berubah. Bisa saja di satu waktu Anda merasa sangat bahagia, namun beberapa waktu kemudian Anda jadi marah pada suami hanya krena masalah sepele. Tidak perlu mengkhawatirkan perubahaan mood ini karena normal. Mood berubah karena terjadinya perubahan hormon secara drastis di tubuh Anda. Kalau Anda belakangan merasakan hal tersebut, itu terjadi karena tubuh sedang menyesuaikan diri dengan kehadiran hormon baru.
(eny/hst)
Pakaian Wanita
Kaos Kaki Ankle Tidak Mudah Melar, THE MUDS Tutty Fruity yang Awet Dipakai Rutin
Pakaian Pria
Inspirasi Outift Pria untuk Bukber di Bulan Ramadhan, Rapi, Stylish, dan Tetap Nyaman Dipakai!
Pakaian Pria
Merayakan Lebaran dengan Tas Baru, BANGE BG7566 Tas Selempang Pria Waist Bag Favorit yang Wajib Kamu Punya!
Hobi dan Mainan
Fantech Gamepad HALL EFFECT Wireless WGP13S, Kontrol Presisi Tanpa Drama untuk Gamer Serius!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Mirip Boneka, Aktris Drakor Ini Diikuti Ayah Saat Kuliah karena Terlalu Cantik
2
Gaya Febby Rastanty Berkebaya di Pernikahan Adik, Sempat Tak PD Pakai Sanggul
3
Gaya Hidup Mewah Putri Beatrice Jadi Sorotan, Ada Dugaan Dibiayai Epstein
4
Oplasnya Bikin Syok! Komedian Ini Kini Disebut Mirip Idol K-Pop
5
Beauty Influencer Kehilangan 140 Ribu Followers Usai Wajah Asli Terungkap
MOST COMMENTED











































