Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

10 Tips Menjadi Ibu Tiri yang Baik & Disukai Anak (Bag. 2)

Eny Kartikawati - wolipop
Kamis, 06 Des 2012 18:18 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Imej ibu tiri selama ini kejam dan tidak peduli pada anak-anak dari suami mereka. Tentunya tak semua wanita jadi ibu tiri yang jahat saat memilih menikah dengan duda beranak.

Ada hal-hal yang bisa dilakukan agar anak dekat dengan Anda dan tak menganggap Anda sebagai ibu tiri yang jahat. Setelah bagian pertamanya, berikut ini bagian kedua dari 10 cara yang dapat dicoba untuk menjadi ibu tiri yang baik. Tips ini dipaparkan seorang wanita bernama Bing yang merupakan ibu tiri dari dua anak dalam blognya storyofbing:

6. Jangan Banjiri Anak Tiri dengan Hadiah dan Belajar Katakan Tidak
Tips keenam ini bisa jadi hal tersulit untuk dilakukan karena Anda ingin anak bahagia dan mereka menyukai Anda serta mau baik pada Anda. Tapi yang harus diingat, orangtua kandung pun juga tak selalu membanjiri anak-anak mereka terus-menerus dengan hadiah. Hal itu karena para orangtua tahu hadiah bisa membuat anak menjadi manja. Kalau memang Anda mencintai anak-anak tiri seperti anak sendiri, besarkanlah mereka dengan memahami berharganya uang dan bukan menerapkan sistem 'hadiah'.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

7. Bangun Hubungan Anak dengan Ayah & Ibunya
Coba fokus pada bagian membangun hubungan dengan ibu anak. Tentu saja ini akan jadi hal yang berat untuk seorang ibu tiri. Anda harus melepaskan ego dan perasaan, kemudian mengajarkan anak untuk mencintai dan menghargai kedua orangtua mereka. Jangan pernah sabotase hubungan anak dengan salah satu orangtua mereka. Ajari anak untuk tidak memihak salah satu pihak ayah atau ibunya. Anak yang tumbuh dengan kebencian atau tak punya hubungan dekat dengan salah satu orangtua akan membuat mereka dipenuhi penyesalan.

8. Jaga dan Lindungi Anak-anak
Jangan melakukan apapun yang bisa membuat anak-anak terluka. Beberapa ibu tiri beranggapan mereka cukup cerdik jika mengatakan pada anak hal yang sebenarnya terjadi tentang perceraian orangtua mereka. Atau para ibu tiri itu merasa mereka bisa dekat dengan anak tiri jika mereka mengatakan pada anak hal-hal yang membuat orang lain buruk dan mereka baik. Yang harus diingat adalah tugas Anda sebagai ibu tiri tidak ada bedanya dengan seorang ibu. Jadi lindungi dan jaga anak dari hal-hal yang membuat mereka terluka.

9. Ajari Hal-hal yang Baik
Anak-anak yang orangtuanya bercerai bisa memiliki memori yang buruk tentang orangtua mereka. Entah itu ketika orangtua mereka sedang bertengkar hebat atau ketika salah satu pihak bersedih. Anak yang orangtuanya bercerai karena perselingkuhan juga bisa menganggap tak apa-apa berpisah demi orang lain. Atau anak juga bisa merasa mereka tak dianggap penting sehingga keinginan orang dewasa yang lebih diutamakan yaitu perpisahan.

Oleh karena itulah, coba ajari anak tentang betapa pentingnya sebuah keluarga. Biarkan mereka memahami pentingnya menjadi orang baik. Tunjukkan pada mereka kenapa dalam hidup ini berpegang teguh pada hal-hal yang baik, perlu dilakukan. Dengan mempelajari itu semua, anak akan tumbuh menjadi orang yang baik, yang tahu apa prioritas dalam hidup mereka. Anak bisa mengambil keputusan yang tepat dan hidup lebih bahagia.

10. Jujur & Sabar
Sebaiknya Anda jangan pernah berbohong pada anak-anak. Meskipun yang harus diungkapkan itu bisa menyakitkan. Bimbing anak untuk lebih kuat, tapi tidak dengan berbohong pada mereka.

Selain jujur, kesabaran ekstra juga Anda perlukan ketika menghadapi anak-anak. Jangan berharap anak-anak bisa berubah jadi baik dalam semalam. Berikan anak waktu. Kalau memang Anda ibu tiri yang baik, percayalah anak-anak tiri Anda pun akan tumbuh jadi anak-anak yang menyenangkan.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads