Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

Liputan Khusus

Payudara Turun Karena Menyusui, Itu Mitos!

wolipop
Jumat, 21 Sep 2012 07:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Tidak sedikit wanita yang khawatir keindahan tubuhnya, terutama payudara berubah karena menyusui anak. Kekhawatiran tersebut sebenarnya tidak beralasan dan hanya mitos belaka.

"Itu sebetulnya mitos. Sebenarnya payudara berubah bentuknya ketika wanita hamil," ujar Deputy Chairwoman Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar saat berbincang dengan wolipop Kamis (19/9/2012).

Nia menjelaskan, ketika hamil, payudara wanita membentuk jaringan-jaringan yang akan dipersiapkan untuk menyusui. Fase pembentukan jaringan itu disebut lactogenesis 1. Ketika hamil inilah payudara mulai membesar. Pada fase tersebut, payudara juga mulai memproduksi kolostrum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ibu dua anak yang berpengalaman sebagai konselor ASI itu menekankan, sebenarnya perubahan bentuk payudara wanita terjadi karena kehamilan bukan menyusui. Ditambahkannya, kalaupun tidak hamil atau menyusui, seiring pertambahan usia pun payudara juga akan turun.

"Ada faktor alam, daya gravitasi, seiring dengan usia akan turun," jelas Nia yang juga menjabat sebagai Ketua Ikatan Konselor Menyusui Indonesia.

Sebagai konselor, ketika menemui wanita yang khawatir payudaranya turun karena menyusui, Nia tentu saja langsung meluruskan mitos tersebut. Dia mengatakan kalau perubahan bentuk payudara ini merupakan proses alami.

"Setelah hamil, melahirkan, menyusui dan seterusnya. Ibaratnya badan kita seperti komputer, semua sudah jalan tapi ada satu program hardware yang nggak perna dipakai, lama-lama hardware itu akan rusak," tuturnya.

Nia juga menjelaskan, menyusui sudah terbukti memiliki manfaat jangka panjang untuk kesehatan wanita terutama payudara. Wanita yang menyusui bayinya selama lebih dari satu tahun mengalami penurunan risiko kanker payudara dan kanker ovarium sebesar 28 persen.

(eny/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads