Pengaruh Media Pada Anak, Ini yang Harus Diperhatikan Orangtua!
wolipop
Rabu, 19 Sep 2012 17:45 WIB
Jakarta
-
Anak-anak sekarang ini sangat mudah terekspos dengan berbagai jenis media seperti TV, internet, video games, DVD, media cetak dan masih banyak lagi. Maka tak heran jika media membawa pengaruh yang cukup besar terhadap pertumbuhan mental anak. Pengaruh media bisa positif dan edukatif, tapi juga bisa berdampak negatif.
Media seringkali menyorot tentang meningkatnya tindak kriminal, penganiayaan, dan kekerasan. Anak yang sehari-hari melihat hal-hal seperti itu dapat berubah menjadi anak yang bersikap agresif dan berbahaya atau bahkan merasa takut akan menjadi korban kejahatan.
Selain itu, anak yang banyak menghabiskan waktunya untuk mengonsumsi media cenderung hidup dalam fantasi sehingga tidak bisa membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Dalam hal ini, sebagai orangtua Anda dapat membantu sang buah hati untuk menyeleksi semua yang ia lihat di media.
Pengaruh Periklanan Terhadap Anak
Saat menonton televisi, sang buah hati seringkali disuguhi berbagai macam iklan yang berusaha menjual produknya. Mulai dari makanan yang tidak sehat, permainan mahal, film blockbuster, dan sebagainya yang membuat anak tergiur lalu menuntut orangtua untuk membelikannya.
Anak-anak memang target yang mudah dipengaruhi oleh iklan. Namun sebagai orangtua, tentunya Anda tidak ingin membiarkan sang buah hati mengonsumsi hal-hal yang tidak baik sehingga terkadang menolak permintaannya. Terkadang, penolakan orangtua dianggap sebagai hal buruk karena menghalangi kebahagiaan anak.
Lalu bagaimana menyerap semua hal positif yang disajikan media sekaligus meminimalisir dampak negatifnya? Ini dia tipsnya, seperti dikutip dari The Parentszone.
1. Aturlah batas konsumsi media terhadap anak Anda secara ketat. Tentukan berapa jam per minggu untuk sang buah hati menonton televisi, bermain komputer, video game, Playstation, dan sebagainya.
2. Aktivitas fisik seperti bermain di luar rumah dapat membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi atau bermain game.
3. Letakkanlah televisi, komputer, atau gadget lainnya di ruang keluarga. Dengan begitu, Anda dapat mengontrol apa yang diakses oleh sang buah hati.
4. Mencari tahu rating dan konten acara televisi, film, video game, ataupun buku yang akan diakses oleh sang buah hati.
5. Bijaksanalah mengontrol apa yang diakses sang buah hati di internet ataupun televisi dengan memantau apa yang diakses oleh buah hati Anda.
6. Berlangganan tv cable yang banyak menayangkan acara anak dan tidak banyak menayangkan iklan. Membayar lebih mahal setimpal dengan konten acara televisi yang mendidik bagi anak.
(hst/eny)
Media seringkali menyorot tentang meningkatnya tindak kriminal, penganiayaan, dan kekerasan. Anak yang sehari-hari melihat hal-hal seperti itu dapat berubah menjadi anak yang bersikap agresif dan berbahaya atau bahkan merasa takut akan menjadi korban kejahatan.
Selain itu, anak yang banyak menghabiskan waktunya untuk mengonsumsi media cenderung hidup dalam fantasi sehingga tidak bisa membedakan mana yang nyata dan tidak nyata. Dalam hal ini, sebagai orangtua Anda dapat membantu sang buah hati untuk menyeleksi semua yang ia lihat di media.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat menonton televisi, sang buah hati seringkali disuguhi berbagai macam iklan yang berusaha menjual produknya. Mulai dari makanan yang tidak sehat, permainan mahal, film blockbuster, dan sebagainya yang membuat anak tergiur lalu menuntut orangtua untuk membelikannya.
Anak-anak memang target yang mudah dipengaruhi oleh iklan. Namun sebagai orangtua, tentunya Anda tidak ingin membiarkan sang buah hati mengonsumsi hal-hal yang tidak baik sehingga terkadang menolak permintaannya. Terkadang, penolakan orangtua dianggap sebagai hal buruk karena menghalangi kebahagiaan anak.
Lalu bagaimana menyerap semua hal positif yang disajikan media sekaligus meminimalisir dampak negatifnya? Ini dia tipsnya, seperti dikutip dari The Parentszone.
1. Aturlah batas konsumsi media terhadap anak Anda secara ketat. Tentukan berapa jam per minggu untuk sang buah hati menonton televisi, bermain komputer, video game, Playstation, dan sebagainya.
2. Aktivitas fisik seperti bermain di luar rumah dapat membantu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi atau bermain game.
3. Letakkanlah televisi, komputer, atau gadget lainnya di ruang keluarga. Dengan begitu, Anda dapat mengontrol apa yang diakses oleh sang buah hati.
4. Mencari tahu rating dan konten acara televisi, film, video game, ataupun buku yang akan diakses oleh sang buah hati.
5. Bijaksanalah mengontrol apa yang diakses sang buah hati di internet ataupun televisi dengan memantau apa yang diakses oleh buah hati Anda.
6. Berlangganan tv cable yang banyak menayangkan acara anak dan tidak banyak menayangkan iklan. Membayar lebih mahal setimpal dengan konten acara televisi yang mendidik bagi anak.
(hst/eny)
Elektronik & Gadget
Dengerin Musik Pakai Kacamata? JBL Soundgear Frames Open Wireless Bluetooth!
Pakaian Pria
Rekomendasi Sepatu Running Pria, Siap Temani Lari Subuh dan Ngabuburit Selama Bulan Ramadhan 2026!
Pakaian Pria
Bitsnbobs76 Work Jacket Boxy Black Eyes Twill Oversized, Statement Outer yang Bikin Look Makin Bold & Stand Out!
Elektronik & Gadget
JBL Tune 520BT! Headphone Wireless Ringan dengan Bass Powerful
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Foto: Gaya Berkebaya Sherly Tjoanda, Gubernur Terkaya di Indonesia
2
30 Pantun Menyambut Ramadan 2026, Singkat, Lucu, dan Penuh Doa Baik
3
Ramalan Zodiak 19 Februari: Aquarius Jangan Boros, Pisces Jangan Menyerah
4
Dilraba Dilmurat Tampil Jadi Putri Duyung di Imlek 2026, Visualnya Bak Dewi
5
Pengakuan Tyra Banks di Skandal America's Next Top Model, Dituding Toxic
MOST COMMENTED











































