4 Tahapan Baby Spa yang Bisa Dilakukan di Rumah

- wolipop Rabu, 29 Agu 2012 18:16 WIB
Dok. Thinkstock
Jakarta - Meremajakan tubuh dengan rangkaian luluran, pemijatan, dan segala kegiatan yang dapat membuat tubuh menjadi lebih rileks menjadi kegiatan yang Anda cintai. Tapi tahukah Anda bahwa tidak hanya orang dewasa yang memerlukan spa? Ternyata bayi pun butuh spa.

Dr Atilla Dewanti SpA, seorang dokter spesialis anak dari Brawijaya Woman and Children Hospital mengungkapkan bahwa baby spa adalah salah satu bentuk komunikasi non verbal yang dapat dilakukan oleh ibu.

"Komunikasi non verbal sangat penting bagi tumbuh kembang bayi," ujar dr. Atilla Dewanti Sp.A saat ditemui dalam talkshow 'Pahami Bahasa Non Verbal untuk Tingkatkan Percaya Diri Anak' di Graha Unilever, Jakarta Selatan, belum lama ini Anda bisa membaca selengkapnya mengenai hal tersebut di sini.

Untuk melakukan komunikasi non verbal melalui baby spa, yang perlu dipahami ibu adalah spa yang dilakukan kepada bayi sangat berbeda dengan orang dewasa. Proses pemijatan bayi hanya berupa pijatan-pijatan lembut tanpa tekanan, secara umum dapat digambarkan seperti sentuhan.

Menurut dr. Atilla melakukan baby spa tidak perlu ke tempat-tempat yang mahal. Cukup dilakukan di rumah saja, karena fokus pemijatannya adalah sentuhan ibu yang dapat menciptakan ikatan dan kedekatan dengan bayi. Berikut adalah empat tahapan baby spa yang dapat dilakukan di rumah:

Pemijatan
Karena tidak semua bayi senang dipijet, maka yang harus Anda lakukan pertama kali adalah membuat suasana yang nyaman untuknya. Anda perlu memberitahunya bahwa ia aman, baik dengan bahasa verbal maupun non verbal seperti melalui kontak mata dan ekpresi wajah. Tips lainnya adalah dengan memperdengarkannya lagu-lagu yang membuatnya rileks. Setelah itu dimulai sesi pemijatan dengan menggunakan baby oil. Pemijatan halus dimulai dari wajah, dada, perut, tangan, kaki, dan yang terakhir adalah punggung. Pijatannya berupa sentuhan ringan, khusus pada kaki dan tangan dapat ditambah dengan gerakan seperti memerah susu (tentunya dengan lembut) sedangkan pada punggung cukup dengan gerakan memutar seperti sedang membuat lingkaran.

Mandi
Pertama kali memandikan bayi pasti ada perasaan khawatir, tetapi hal ini harus terus dilatih. Dalam 28 hari kulit melakukan regenerisasi sehingga akan selalu ada sisa-sisa kulit yang mengelupas setiap harinya. Disinilah proses mandi memiliki peran peran penting untuk membersihkannya. Pada prinsipnya bila si kecil bersih maka kecenderungan ia sakit akan minim, jadi selalu mandikan bayi dua kali sehari. 29-30 derajat celcius adalah suhu yang tepat untuk memandikan bayi. Bila Anda kesulitan untuk mengetahui suhunya susah pas atau belum gunakanlah pengukur suhu tubuh atau dapat dirasakan dengan pergelangan tangan. Setelah itu mandikan si buah hati. Selesai mandi keringakan ia dengan handuk lembut. Pastikan bahwa bayi sudah benar-benar kering.

Proteksi
Proteksi yang diberikan adalah kehangatan. Berilah si kecil kehangatan dengan minyak telon. Untuk bayi hindari menggunakan minyak kayu putih karena lebih panas dari pada minya telon. Kemudian pakaikan ia dengan bedak khusus bayi. Bedak akan sangat membantu meredakan biang keringatnya. Bila bayi Anda terkena ruam akibat popok oleskan krim yang mengandung zinc untuk mengatasi kemerahan dan iritasi pada kulitnya. Zinc berguna untuk menghilangkan kemerahan dan iritasi pada kulit bayi.

Wewangian
Ini adalah sentuhan terakhir dalam baby spa. Agar membuat kulit bayi menjadi wangi dan segar gunakanlah lotion khusus bayi. Khususnya pada area kulit yang cenderung kering seperti lengan, paha, dan kaki. Pijatan lembut dapat Anda berikan ketika sedang mengoleskan lotion. Selain ia merasa nyaman, kulit bayi Anda akan terjaga kelembabannya.




(eny/eny)