Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Dibully di Internet, Gadis 18 Tahun Sukses Berprestasi di Olimpiade

Victrin Christy - wolipop
Rabu, 01 Agu 2012 16:05 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Zoe Smith, gadis Inggris ini tidak seperti gadis-gadis pada umumnya. Ia menjadi subyek bullying di internet sejak tampil dalam film dokumenter awal tahun ini.
 
Banyak pemilik akun twitter yang menghinanya, mengatainya 'lesbian' dan menyebutnya lebih mirip pria ketimbang wanita. Hal ini terjadi karena ia memilih menjadi seorang atlet angkat besi. Dalam blognya, Zoe dan teman-teman wanitanya sesama atlet angkat beban membantah secara tegas anggapan orang kalau mereka melakukan ini untuk mendapatkan perhatian dari pria.
 
"Banyak orang berpikiran bahwa aku melakukan ini agar terlihat patriotik. Namun hanya wanita-wanita sirik yang merasa lemah dengan fakta bahwa kami lebih kuat dari mereka," tulis Zoe dalam blognya.

Ia merasa tidak perlu takut menghadapi bullying yang didapatnya tersebut. Zoe pun sering kali meretweet akun-akun yang menghinanya. Tidak sedikit yang memuji tindakannya yang melawan kecaman dari pemilik akun-akun tersebut.
 
Menurut Zoe, para pelaku yang melakukan bullying itu tidak tahu seberapa besar pengorbanannya untuk masuk ke dalam tim nasional Inggris dalam olimpiade 2012 yang tengah dilaksnakan di London, Inggris. Ia harus menurunkan 7 pound atau setara dengan 3,5 kg berat badannya dalam dua minggu. Zoe mengaku bahwa ini adalah proses yang sulit. Kegemarannya menyantap makanan enak yang banyak mengandung lemak menjadi kendala terbesar.
 
Zoe pun berusaha sekuat tenaga untuk menurunkan berat badannya agar masuk kriteria atlet angkat besi. Ia memilih menggunakan ruang sauna untuk menurunkan berat badannya. Berada di dalam ruang sauna selama 20 menit setiap harinya dalam dua minggu dapat membantu menurunkan berat badannya selain latihan berat yang biasa ia jalani sehari-hari.
 
Saat ini diusianya yang ke-18 tidak ada lagi cemohan dan hinaan yang diterimanya. Sekarang ada 6.000 orang yang bersorak untuknya, karena ia berhasil memecahkan rekor angkat besi di Olimpiade 2012 di London, Inggris. Ia mengangkat beban yang beratnya dua kali berat badannya, 121 kg.
 
"Aku memberikan ini (medali) kepada mereka di atas panggung. Dua jari ini yang mengangkat itu (beban). Apa yang kau lakukan dalam hidupmu? Aku baru saja berkompetisi di olimpiade. Have some of that, trolls," serunya kepada orang-orang yang telah menghinanya, dilansir dari Dailymail.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads