Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Studi: Kebiasaan Memukul Anak Bandel Pertanda Gangguan Mental

wolipop
Selasa, 03 Jul 2012 17:45 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

ist.
Jakarta - Pernahkan Anda melihat orangtua yang senang memukul anaknya karena tingkah laku yang membandel dan sulit diatur? Jika ya, tandanya orangtua tersebut memiliki potensi kelainan mental seperti yang diungkapkan oleh sebuah studi di Kanada.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Matoba, Kanada ini menemukan korelasi antara problem psikologis dengan keinginan untuk memukul anak sebagai efek dari pelepasan emosi jiwa diri sendiri. Orangtua yang suka memukul anak sebagai pelajaran agar tidak nakal tersebut juga mengindikasikan 2 hingga 7 persen akan mengalami gangguan mental lebih cepat.

"Studi ini penting karena membuka wacana soal mengasuh anak," ujar Victor Fornari, ahli kesehatan di New York. Meskipun Fornari tidak terlibat langsung dalam studi ini, ia berpendapat bahwa risiko seseorang mengalami gangguan mental terlihat dari kebiasaan memukul anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Studi yang melibatkan 600 orang dewasa di Amerika ini akan diterbitkan di Jurnal Pediatrik Amerika. Selain membahas kebiasaan memukul anak yang merupakan gangguan mental, juga dibahas pelecehan seksual dan luka fisik yang meninggalkan memar dan efeknya.

32 negara di dunia telah membuat larangan memukul anak sebagai hukuman, namun Amerika dan Kanada belum termasuk di dalamnya. Di Inggris, orangtua boleh memukul ringan anak sebagai hukuman selama tidak meninggalkan bekas luka di kulit, seperti dikutip dari Dailymail.

Efeknya pada anak sendiri juga beragam. Dua hingga lima persen anak yang kerap dipukul orangtuanya saat bandel, membentuk karakter depresif, bipolar, mudah cemas, anoreksia hingga bulimia. Beberapa di antaranya bahkan mengalami gangguan mental yang lebih serius dan itulah sebabnya memukul anak apapun bentuknya, seperti memukul bokong, tidak dianjurkan untuk mengajarkan disiplin.

(fer/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads
Detik Pagi
Tidak Mudik, Liburan di Jakarta Aja!

Tidak Mudik, Liburan di Jakarta Aja!