Pertolongan Pertama pada Kecelakaan bagi Si Kecil
wolipop
Kamis, 22 Mar 2012 18:32 WIB
Jakarta
-
Anak-anak usia balita biasanya sangat lincah dan tidak bisa diam, sehingga rentan mengalami kecelakaan kecil seperti terjatuh atau terantuk. Cedera ringan seperti benjol, lutut tergores atau memar umum terjadi tidak peduli seberapa besar perlindungan yang diberikan orang tua.
Ketika anak mengalami kecelakaan, hal paling penting yang harus dilakukan adalah; jangan panik! Kepanikan hanya akan membuat situasi bertambah buruk dan mengakibatkan Anda justru tak bisa berbuat apa-apa. Berikut ini beberapa cedera yang umum terjadi pada balita dan bagaimana cara memberikan pertolongan pertama, dikutip dari The Parents Zone.
1. Luka
Untuk luka atau lecet, pertama bersihkan area yang terluka dengan air, kemudian oleskan bedak, krim, atau spray antibakteri untuk mensterilkan luka. Tutup luka dengan kain kasa steril atau plester luka. Jika masih tetap terjadi pendarahan pada luka, lekas bawa si kecil ke dokter, kemungkinan ada luka yang perlu dijahit.
2. Memar
Jika terjadi memar atau pendarahan di dalam kulit, Anda harus mencegah terjadinya pembengkakan. Kompres bagian yang memar dengan handuk bersih dan es batu atau ice pack; jaga agar daerah memar tetap tinggi. Jika ada pembengkakan di sekitar luka memar terutama sendi, ada kemungkinan kerusakan pada saraf, tulang, atau tendon (otot) yang membutuhkan pertolongan medis secepatnya.
3. Luka bakar
Hal pertama yang harus Anda lakukan jika ada luka bakar atau tersiram air panas adalah mendinginkannya. Bersihkan daerah yang terluka dengan air dingin mengalir atau celupkan dalam air untuk mendinginkan kulit. Ingat, jangan gunakan air yang terlalu dingin atau es. Berikan antibiotik pada luka dan tutup dengan kain kasa halus, steril, dan dipasang longgar. Berikan si kecil pereda nyeri untuk membuatnya nyaman. Jika infeksinya melebar atau luka bakar berat, konsultasikan segera ke dokter untuk mencegah lebih banyak jaringan parut yang rusak pada kulit.
4. Gigitan dan Sengatan Serangga
Gigitan nyamuk, laba-laba atau kutu mungkin tidak banyak membutuhkan perawatan selain salep kulit untuk mencegah gatal-gatal. Sengatan serangga lain seperti kumbang, lebah, tawon dan serangga lain mungkin lebih menyakitkan dan membutuhkan perhatian segera.
Pertama, pastikan tidak ada bagian lain yang tersengat dan segera buang sengat dari kulit untuk mencegah lebih banyak racun yang masuk ke kulit. Berikan antihistamin untuk mengontrol gejala alergi. Oleskan calamine, pasta baking soda atau krim hydrocortisone ke area sengatan. Lihatlah apakah ada reaksi alergi berat seperti pembengkakan bibir atau tenggorokan, kesulitan bernapas dan lainnya yang kemungkinan fatal. Untuk gigitan serangga terutama yang menusuk kulit harus segera diberikan perhatian medis.
5. Menelan Benda Beracun atau Berbahaya
Tidak perlu dikatakan lagi bahwa setiap jenis keracunan atau gejala keracunan membutuhkan pertolongan medis segera. Yang dapat dilakukan orang tua pertama kali adalah memastikan kalau saluran napas dan mulut anak Anda bersih dari substansi tersebut dan kemungkinan untuk menelannya lagi.
(hst/hst)
Ketika anak mengalami kecelakaan, hal paling penting yang harus dilakukan adalah; jangan panik! Kepanikan hanya akan membuat situasi bertambah buruk dan mengakibatkan Anda justru tak bisa berbuat apa-apa. Berikut ini beberapa cedera yang umum terjadi pada balita dan bagaimana cara memberikan pertolongan pertama, dikutip dari The Parents Zone.
1. Luka
Untuk luka atau lecet, pertama bersihkan area yang terluka dengan air, kemudian oleskan bedak, krim, atau spray antibakteri untuk mensterilkan luka. Tutup luka dengan kain kasa steril atau plester luka. Jika masih tetap terjadi pendarahan pada luka, lekas bawa si kecil ke dokter, kemungkinan ada luka yang perlu dijahit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika terjadi memar atau pendarahan di dalam kulit, Anda harus mencegah terjadinya pembengkakan. Kompres bagian yang memar dengan handuk bersih dan es batu atau ice pack; jaga agar daerah memar tetap tinggi. Jika ada pembengkakan di sekitar luka memar terutama sendi, ada kemungkinan kerusakan pada saraf, tulang, atau tendon (otot) yang membutuhkan pertolongan medis secepatnya.
3. Luka bakar
Hal pertama yang harus Anda lakukan jika ada luka bakar atau tersiram air panas adalah mendinginkannya. Bersihkan daerah yang terluka dengan air dingin mengalir atau celupkan dalam air untuk mendinginkan kulit. Ingat, jangan gunakan air yang terlalu dingin atau es. Berikan antibiotik pada luka dan tutup dengan kain kasa halus, steril, dan dipasang longgar. Berikan si kecil pereda nyeri untuk membuatnya nyaman. Jika infeksinya melebar atau luka bakar berat, konsultasikan segera ke dokter untuk mencegah lebih banyak jaringan parut yang rusak pada kulit.
4. Gigitan dan Sengatan Serangga
Gigitan nyamuk, laba-laba atau kutu mungkin tidak banyak membutuhkan perawatan selain salep kulit untuk mencegah gatal-gatal. Sengatan serangga lain seperti kumbang, lebah, tawon dan serangga lain mungkin lebih menyakitkan dan membutuhkan perhatian segera.
Pertama, pastikan tidak ada bagian lain yang tersengat dan segera buang sengat dari kulit untuk mencegah lebih banyak racun yang masuk ke kulit. Berikan antihistamin untuk mengontrol gejala alergi. Oleskan calamine, pasta baking soda atau krim hydrocortisone ke area sengatan. Lihatlah apakah ada reaksi alergi berat seperti pembengkakan bibir atau tenggorokan, kesulitan bernapas dan lainnya yang kemungkinan fatal. Untuk gigitan serangga terutama yang menusuk kulit harus segera diberikan perhatian medis.
5. Menelan Benda Beracun atau Berbahaya
Tidak perlu dikatakan lagi bahwa setiap jenis keracunan atau gejala keracunan membutuhkan pertolongan medis segera. Yang dapat dilakukan orang tua pertama kali adalah memastikan kalau saluran napas dan mulut anak Anda bersih dari substansi tersebut dan kemungkinan untuk menelannya lagi.
(hst/hst)
Pakaian Wanita
Yumna by Ammarkids Setelan Anak Perempuan yang Modest dan Praktis untuk Berbagai Aktivitas
Kesehatan
Jangan Tunggu Sakit! Sekarang Cek Gula Darah & Kolesterol Bisa dari Rumah dengan Cara Praktis Ini
Kesehatan
Ternyata Ini Rahasia Recovery Otot Setelah Workout! Whey Protein Jadi Solusinya
Kesehatan
Jalani Puasa Tetap Kuat Meski Aktivitas Padat! Ini Rahasia Jaga Imun Selama Ramadan
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Most Pop Sepekan: Permintaan Gubernur Terkaya di Indonesia Saat Pesan Kebaya
2
5 Gaya Nyentrik Priyanka Chopra Pakai Mantel Bulu saat Promosi Film 'The Bluff'
3
Viral YouTuber Merasa Dirinya Jelek, Kini Kisah Cintanya Bikin Iri Netizen
4
Maddox Kini Tinggalkan Nama Belakang Brad Pitt, Ikut Jejak Adik-adik
5
Gaya Dramatis Demi Moore di Milan Fashion Week, Tak Dikenali dengan Rambut Bob
MOST COMMENTED











































