Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Riset: 5 Ribu Anak Jatuh dari Jendela Setiap tahun

wolipop
Selasa, 06 Sep 2011 18:35 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Apakah si kecil pernah jatuh dari jendela? Menurut sebuah riset terbaru, sekitar 5 ribu anak di Amerika jatuh dari jendela setiap tahunnya.

Penelitian dilakukan oleh para peneliti di Center For Injury Research and Policy, The Research Institute, Columbus, Ohio, Amerika Serikat. Dari penelitian yang dimuat dalam jurnal Pediatrics itu menunjukkan 98.415 anak dirawat di ruang gawat darurat rumah sakit di Amerika sejak 1990 sampai 2008 karena terluka setelah jatuh dari jendela. Luka yang dialami cukup bervariasi mulai dari adanya robekan sampai luka yang cukup serius di kepala. Jika dirata-ratakan artinya ada 5.180 anak setiap tahunnya mengalami luka karena jatuh dari jendela.

Dalam penelitiannya, peneliti menganalisa data nasional dari anak-anak yang dirawat di ruang gawat darurat rumah sakit. Data diambil dari 19 periode yaitu sejak 1990 sampai 2008.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan hasil penelitian, inilah hal-hal yang berhubungan dengan kasus anak jatuh dari jendela:
- Ketimbang anak perempuan, anak laki-laki lebih sering jatuh dari jendela. 58% dari anak laki-laki itu pasti mengalami luka.
- Kasus anak jatuh dari jendela lebih sering terjadi di musim semi dan panas.
- 1/4 kasus anak jatuh dari jendela butuh perawatan di rumah sakit.
- Anak-anak berusia di bawah lima tahun lebih mudah mengalami luka serius setelah jatuh dari jendela. Mereka juga tiga kali lebih berisiko menderita luka di kepala.
- Tempat jatuhnya anak menentukan sebarapa parahnya luka yang dialami anak. Anak yang jatuh di permukaan yang keras, dua kali lebih berisiko mengalami luka di kepala dan dirawat di rumah sakit atau bahkan meninggal.

Berkaca pada banyaknya kasus anak jatuh dari jendela itu, Anda bisa menciptakan lingkungan yang aman untuk anak. Khusus untuk jendela, ada beberapa cara yang bisa dilakukan.

Para peneliti menyarankan untuk menanam semak-semak atau tanaman lain yang aman untuk menjadi permukaan saat anak jatuh dari jendela. Tanaman ini bisa mengurangi risiko anak luka serius saat jatuh dari jendela.

Cara lainnya, Anda bisa mengurangi akses anak untuk mendekati jendela. Misalnya dengan tidak menaruh furniture yang mudah dinaiki anak di dekat jendela, seperti sofa, kursi atau lemari. Menurut penelitian tersebut, ada 4% anak yang jatuh dari jendela setelah naik dari salah satu furniture, seperti meja, kursi dan tempat tidur.

Solusi lainnya Anda juga bisa memasang pengaman di jendela, seperti teralis. Teralis membuat anak tidak bisa menjangkau jendela dengan mudah.

Selain cara-cara di atas, yang paling penting adalah perhatian dari orangtua dan pengasuh anak. Orangtua dan anak sebaiknya tidak melepaskan pandangan mata saat mengawasi anak bermain. Sebisa mungkin Anda terlibat dengan anak, jangan malah sibuk sendiri seperti terus memandangi layar televisi atau smartphone Anda.



(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads