Tips Agar Si Kecil Tak Sakit Pasca Berenang
wolipop
Selasa, 05 Jul 2011 18:33 WIB
Jakarta
-
Berenang biasanya jadi salah satu aktivitas pilihan untuk mengisi liburan bersama anak. Namun sekarang ini, Anda perlu waspada karena kolam renang yang kelihatan jernih, tak selamanya bersih.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika dalam penelitiannya pada 2008 menemukan satu dari delapan kolam renang ditutup karena bermasalah dengan kebersihan dan keamanan. Dalam melakukan penelitian, ada 120 ribu kolam renang yang diteliti CDC.
Meskipun survei CDC itu tidak memiliki data yang cukup signifikan, hal tersebut sudah cukup membuat orangtua perlu mewaspadai bahayanya kebersihan kolam renang. Dikutip dari iVillage, menurut CDC, 12,1% kolam yang diteliti ditutup karena melakukan pelanggaran serius seperti kurangnya disinfektan di kolam. Sementara 10,7% kolam melakukan pelanggaran kadar disinfektan.
Masih menurut penelitian tersebut, kolam renang yang paling kotor adalah kolam anak-anak. Dari laporan USA Today dikatakan, kolam renang umum juga termasuk penyebab seseorang terkena infeksi perut.
Hal itu bisa terjadi, salah satunya karena anak-anak dan orang dewasa yang buang air kecil di dalam kolam renang. Menurut survei, 20% orang melakukan hal itu. Perilaku tersebut pun menyebabkan kadar kaporit yang melindungi tubuh dari kuman dan bakteri, menurun.
Bagaimana caranya melindungi anak dari bahaya kolam renang yang ternyata tidak bersih ini? Berikut ini tipsnya:
1. Beli alat pengetes air di toko-toko perlengkapan rumah atau alat berat. Sebelum berenang, tes bagaimana kondisi air di kolam renang.
2. Saat berenang, sebaiknya bayi dipakaikan popok khusus untuk berenang. Hal ini agar saat dia buang air kecil, tidak mengotori kolam.
3. Ajari anak bagaimana caranya agar tidak menelan air kolam renang. Biasanya karena menelan air kolam inilah anak jadi terkena kuman dan jatuh sakit.
4. Anak harus mandi sebelum dan sesudah berenang sesegara mungkin. Keringat dan penggunaan tabir surya juga bisa menurunkan kadar kaporit. Oleh karena itu mandi sesudah berenang wajib dilakukan agar kuman tidak menempel di kulit.
5. Jika anak ingin makan saat istirahat berenang, cucilah tangannya terlebih dulu. Cuci tangan dengan sabun yang mengandung desinfektan.
(eny/eny)
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) di Amerika dalam penelitiannya pada 2008 menemukan satu dari delapan kolam renang ditutup karena bermasalah dengan kebersihan dan keamanan. Dalam melakukan penelitian, ada 120 ribu kolam renang yang diteliti CDC.
Meskipun survei CDC itu tidak memiliki data yang cukup signifikan, hal tersebut sudah cukup membuat orangtua perlu mewaspadai bahayanya kebersihan kolam renang. Dikutip dari iVillage, menurut CDC, 12,1% kolam yang diteliti ditutup karena melakukan pelanggaran serius seperti kurangnya disinfektan di kolam. Sementara 10,7% kolam melakukan pelanggaran kadar disinfektan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal itu bisa terjadi, salah satunya karena anak-anak dan orang dewasa yang buang air kecil di dalam kolam renang. Menurut survei, 20% orang melakukan hal itu. Perilaku tersebut pun menyebabkan kadar kaporit yang melindungi tubuh dari kuman dan bakteri, menurun.
Bagaimana caranya melindungi anak dari bahaya kolam renang yang ternyata tidak bersih ini? Berikut ini tipsnya:
1. Beli alat pengetes air di toko-toko perlengkapan rumah atau alat berat. Sebelum berenang, tes bagaimana kondisi air di kolam renang.
2. Saat berenang, sebaiknya bayi dipakaikan popok khusus untuk berenang. Hal ini agar saat dia buang air kecil, tidak mengotori kolam.
3. Ajari anak bagaimana caranya agar tidak menelan air kolam renang. Biasanya karena menelan air kolam inilah anak jadi terkena kuman dan jatuh sakit.
4. Anak harus mandi sebelum dan sesudah berenang sesegara mungkin. Keringat dan penggunaan tabir surya juga bisa menurunkan kadar kaporit. Oleh karena itu mandi sesudah berenang wajib dilakukan agar kuman tidak menempel di kulit.
5. Jika anak ingin makan saat istirahat berenang, cucilah tangannya terlebih dulu. Cuci tangan dengan sabun yang mengandung desinfektan.
(eny/eny)
Elektronik & Gadget
JBL Tune 520BT! Headphone Wireless Ringan dengan Bass Powerful
Pakaian Pria
Humblezing Olympus Rain Jacket, Jaket Pria yang Siap Hadapi Hujan Tanpa Merusak Outfit Kamu!
Hobi dan Mainan
Ide Kado Kreatif untuk Cewek, DIY Bricks Rumah Pohon, Bunga LED, dan Sakura 3D!
Kesehatan
Pegal Hilang Tanpa Tukang Pijat! Omron HV-F021 Ini Bikin Otot Rileks Hitungan Menit
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Pengakuan Tyra Banks di Skandal America's Next Top Model, Dituding Toxic
2
Ini yang Terjadi pada Kulit Kalau Kamu Kurang Tidur
3
7 Foto Ultah ke-1 Selina Anak Mahalini, Digelar Outdoor Dengan Nuansa Pink
4
Lari Jadi Kunci Sehat Sheryl Sheinafia, Seminggu Absen Malah Sakit
5
Gaya Simpel Tapi Mewah Nia Ramadhani di Bandara, Pakai Bag Charm Rp 27 Juta
MOST COMMENTED











































