Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Tips Mempersiapkan Si Kecil untuk Pindah Rumah

wolipop
Senin, 06 Jun 2011 10:01 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Dok. Thinkstock
Jakarta - Berencana pindah rumah? Sebelum melakukannya, baca tips berikut ini untuk mempersiapkan si kecil menghadapi momen tersebut agar mereka tidak bingung atau malah trauma.

Anak-anak terbiasa dengan rutinitas. Jadi saat Anda memutuskan untuk pindah, pertimbangkan dengan baik segala sesuatunya demi kenyamanan si kecil seperti bagaimana sekolah dan lingkungannya.

Jika keputusan untuk pindah ini, di luar kekuasaan Anda, misalnya karena pindah kerja, dan Anda tidak bahagia dengan hal tersebut, jangan tunjukkan di depan anak. Tunjukkanlah sikap positif pada anak. Selama proses pindah itu, mood orangtua bisa sangat berpengaruh pada anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Apapun kondisinya, hal terpenting yang harus dilakukan untuk mempersiapkan anak pindah rumah adalah dengan berdiskusi dengannya. Usahakan Anda memberi anak informasi sebanyak-banyaknya, segera sebelum pindah rumah.

Jika anak bertanya, beri jawaban lengkap dan jujur serta siaplah menghadapi reaksi positif atau negatif dari si kecil. Agar penjelasan Anda tidak terlalu mengambang, kalau memungkinkan, tunjukkan foto rumah barunya. Anda juga bisa mengajak anak ke rumah tersebut sebelum benar-benar pindah.

Untuk anak yang sudah cukup umur untuk memahami proses pindah rumah itu, Anda bisa melibatkannya. Dengan melakukan hal itu, anak jadi tidak merasa dipaksa untuk pindah.

Berikut ini tips mempersiapkan anak pindah rumah sesuai dengan usianya, seperti dilansir Kids Health:

- Anak Berusia Bayi, Balita dan Preschool

Anak-anak yang belum berusia enam tahun akan lebih mudah untuk diajak pindah rumah. Mereka belum paham arti aktivitas yang akan dilakukannya itu. Hanya saja tetap ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Tetap beri penjelasan singkat yang jelas dan mudah dipahami.
2. Gunakan cerita untuk menjelaskan proses pindahan itu atau Anda bisa juga memakai mainan truk dan furniture. Dengan mainan-mainan itu, Anda bisa bermain peran.
3. Saat mengepak mainan dan perlengkapan anak, berikan penjelasan kalau Anda bukan bermaksud membuangnya.
4. Jika rumah baru Anda tidak terlalu jauh dari rumah lama, Anda bisa mengajak si kecil ke sana. Bawa beberapa mainannya setiap Anda datang ke sana untuk dipindahkan.
5. Jangan buru-buru mengganti furniture di kamar tidur anak dengan yang baru, saat sudah pindah. Hal ini agar anak tetap merasa nyaman karena barang-barang lamanya masih ada di sana.

- Anak Berusia Sekolah

Anak-anak yang sudah duduk di bangku sekolah dasar lebih terbuka menghadapi ide pindah rumah ini. Namun tetap ada hal yang harus diperhatikan untuk membantunya menjalani masa transisi ini.

Hal pertama yang harus dipertimbangkan adalah tentang sekolahnya. Sebaiknya pindah saat tahun ajaran baru dimulai, agar anak tidak susah mengatur sekolahnya. Pada tahun ajaran baru, anak-anak juga lebih mudah bertemu dengan anak-anak lain yang kemungkinan juga belum terlalu saling mengenal.

(eny/eya)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads