Berpergian dengan Pesawat Bisa Buat Otak Jadi Pikun
wolipop
Selasa, 14 Des 2010 18:00 WIB
Jakarta
-
Apakah Anda termasuk orang yang sering berpergian dengan pesawat? Hati-hati, seorang pakar mengatakan berpergian terlalu jauh dan sering dengan pesawat bisa buat orang mudah lupa.
Dikutip dari geniusbeauty, orang yang terlalu sering berpergian dengan pesawat dalam waktu yang lama akan mudah letih dan lupa. Kondisi ini terkadang berlangsung selama beberapa bulan setelah kembali ke rumah.
Menurut Profesor Lance Kriegsfeld dari University of California, hal ini dikarenakan adanya ganguan bioritme yang menyebabkan gangguan sementara pada otak. Gangguan kesehatan seperti ini juga dialami oleh orang yang bekerja pada malam hari dan tidak memiliki jadwal kerja yang teratur.
Untuk membuktikan teori tersebut, dilakukanlah sebuah penelitian yang melibatkan hamster berjenis kelamin wanita. Selama 2 kali dalam seminggu, hamster tersebut diterbangkan dengan pesawat yang menempuh waktu selama 6 jam.
Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa hamster tersebut mengalami jet lag yang membuatnya mengalami kesulitan melakukan kegiatan ringan. Baru setelah satu bulan, hamster tersebut bisa kembali pada kondisi normal. Demikian yang ditulis pada NEWSru.com.
Menurut para ahli, hal tersebut dikarenakan adanya penurunan aktivitas saraf di hipokampus (bagian otak yang bertanggung jawab mengenai masalah ingatan) dan memperlambat pembentukan jaringan saraf baru yang dapat menyebabkan orang mudah lupa. Oleh karena itu, ada baiknya untuk menghindari penerbangan bisnis atau liburan yang lama dan terlalu sering.
(eya/eya)
Dikutip dari geniusbeauty, orang yang terlalu sering berpergian dengan pesawat dalam waktu yang lama akan mudah letih dan lupa. Kondisi ini terkadang berlangsung selama beberapa bulan setelah kembali ke rumah.
Menurut Profesor Lance Kriegsfeld dari University of California, hal ini dikarenakan adanya ganguan bioritme yang menyebabkan gangguan sementara pada otak. Gangguan kesehatan seperti ini juga dialami oleh orang yang bekerja pada malam hari dan tidak memiliki jadwal kerja yang teratur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam penelitian tersebut ditemukan bahwa hamster tersebut mengalami jet lag yang membuatnya mengalami kesulitan melakukan kegiatan ringan. Baru setelah satu bulan, hamster tersebut bisa kembali pada kondisi normal. Demikian yang ditulis pada NEWSru.com.
Menurut para ahli, hal tersebut dikarenakan adanya penurunan aktivitas saraf di hipokampus (bagian otak yang bertanggung jawab mengenai masalah ingatan) dan memperlambat pembentukan jaringan saraf baru yang dapat menyebabkan orang mudah lupa. Oleh karena itu, ada baiknya untuk menghindari penerbangan bisnis atau liburan yang lama dan terlalu sering.
(eya/eya)
Kesehatan
Jangan Asal Makan Gula Saat Buka Puasa! Pakai Stevia untuk Alternatif yang Lebih Aman
Perawatan dan Kecantikan
Sat-Set Tanpa Keramas! Ini Rahasia Rambut Fresh dalam 1 Menit
Perawatan dan Kecantikan
Kurang Tidur Saat Ramadan? 2 Eye Serum Ini Bikin Mata Tetap Fresh Sampai Lebaran
Perawatan dan Kecantikan
Satu Swipe Langsung Cantik! Lip & Cheek Ini Bikin Lebaran Makin Percaya Diri
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Foto: Persembahan Sebastian Gunawan Signature untuk Koleksi Imlek 2026
2
Ramalan Zodiak 15 Februari: Libra Jangan Emosi, Sagitarius Banyak Tekanan
3
7 Potret El Rumi dan Syifa Hadju Pre Wedding di London, Romantis Bikin Baper
4
Skandal Ji Soo Jadi Sorotan Lagi, Agensi Kena Getah Dituntut Bayar Rp 10 M
5
Viva Cosmetics Luncurkan Moisturizer Gel, Jadikan Shenina Cinnamon BA
MOST COMMENTED











































