6 Tips Memantau Aktivitas Internet Anak
wolipop
Kamis, 25 Nov 2010 10:06 WIB
Jakarta
-
Dikutip dari everydayhealth, di masa sekarang ini lebih dari 23 persen anak prasekolah menggunakan internet untuk kegiatan belajar bahkan bermain mereka. Oleh karena itulah penting bagi orang tua mengetahui cara yang aman saat si kecil mengakses internet.
"Anak-anak dapat mengambil banyak manfaat dengan menjelajahi situs-situs internet, tetapi mungkin juga menghadapi risiko yang berbahaya," ujar Wendy L. Sheppard, MSW, life coach dari Philadelphia yang berbasis spesialisasi diri untuk masalah orang tua dan anak.
Berikut enam cara memantau anak saat ia mengakses internet oleh Wendy L. Sheppard.
1. Letakkan komputer di ruang keluarga.
Daripada membiarkan anak bermain dengan komputer di kamarnya sendiri, lebih baik letakkan komputer di ruangan yang dapat Anda pantau, ruang keluarga misalnya. Sheppard merekomendasikan untuk membuat password pada komputer sehingga si kecil tidak dapat menggunakannya tanpa seizin Anda.
2. Tahu password anak Anda.
"Ajarkan anak untuk berbagi password e-mail, Facebook dan Myspacenya dengan Anda," kata Sheppard. Pastikan anak menggunakan fitur-fitur privasi pada situs jejaring sosialnya, ini berguna agar orang asing tidak berteman dengannya di situs jejaring sosial.
3. Pasang fitur 'parental control' di komputer anak.
Berbagai jenis perangkat lunak yang berguna untuk mencegah anak-anak dari mengunjungi situs yang tidak pantas sudah banyak tersedia. Jangan lupa untuk memasangnya pada komputer si kecil.
4. Ajari anak tentang bahaya internet.
Ada baiknya menjelaskan padanya mengenai bahaya internet dengan cara yang sesuai dengan usianya. Beritahukan bahaya situs-situs yang tidak pantas sampai orang-orang jahat di dunia maya yang bisa saja muncul dalam kehidupan nyata.
5. Jangan berikan informasi pribadi di jejaring sosial.
Berikan batasan-batasan pada anak mengenai informasi pribadi yang akan dia tulis pada akun sosialnya. Alamat tempat tinggal, alamat sekolah, warna sekolah, kegiatan tiap hari dan tanggal lahir bukanlah informasi yang pantas untuk ditulis pada akun Facebooknya.
6. Ketahui aktivitas anak saat mengakses internet.
Hindari risiko anak mengakses situs yang tidak pantas. Menu 'history' memungkinkan Anda untuk melihat situs apa saja yang diakses oleh si kecil.
(eya/eya)
"Anak-anak dapat mengambil banyak manfaat dengan menjelajahi situs-situs internet, tetapi mungkin juga menghadapi risiko yang berbahaya," ujar Wendy L. Sheppard, MSW, life coach dari Philadelphia yang berbasis spesialisasi diri untuk masalah orang tua dan anak.
Berikut enam cara memantau anak saat ia mengakses internet oleh Wendy L. Sheppard.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Daripada membiarkan anak bermain dengan komputer di kamarnya sendiri, lebih baik letakkan komputer di ruangan yang dapat Anda pantau, ruang keluarga misalnya. Sheppard merekomendasikan untuk membuat password pada komputer sehingga si kecil tidak dapat menggunakannya tanpa seizin Anda.
2. Tahu password anak Anda.
"Ajarkan anak untuk berbagi password e-mail, Facebook dan Myspacenya dengan Anda," kata Sheppard. Pastikan anak menggunakan fitur-fitur privasi pada situs jejaring sosialnya, ini berguna agar orang asing tidak berteman dengannya di situs jejaring sosial.
3. Pasang fitur 'parental control' di komputer anak.
Berbagai jenis perangkat lunak yang berguna untuk mencegah anak-anak dari mengunjungi situs yang tidak pantas sudah banyak tersedia. Jangan lupa untuk memasangnya pada komputer si kecil.
4. Ajari anak tentang bahaya internet.
Ada baiknya menjelaskan padanya mengenai bahaya internet dengan cara yang sesuai dengan usianya. Beritahukan bahaya situs-situs yang tidak pantas sampai orang-orang jahat di dunia maya yang bisa saja muncul dalam kehidupan nyata.
5. Jangan berikan informasi pribadi di jejaring sosial.
Berikan batasan-batasan pada anak mengenai informasi pribadi yang akan dia tulis pada akun sosialnya. Alamat tempat tinggal, alamat sekolah, warna sekolah, kegiatan tiap hari dan tanggal lahir bukanlah informasi yang pantas untuk ditulis pada akun Facebooknya.
6. Ketahui aktivitas anak saat mengakses internet.
Hindari risiko anak mengakses situs yang tidak pantas. Menu 'history' memungkinkan Anda untuk melihat situs apa saja yang diakses oleh si kecil.
(eya/eya)
Home & Living
Dekorasi Simpel Tapi Bikin Beda! Jam Dinding Lucu Estetik untuk Rumah
Elektronik & Gadget
Kasur Lebih Bersih, Tidur Lebih Nyenyak. Atasi Tungau Debu dengan UWANT M600 Dust Mite 15Kpa Detektor Tungau Debu!
Home & Living
3 Rekomendasi Kulkas 2 Pintu Inverter Paling Hemat Listrik 2026
Perawatan dan Kecantikan
Dove Ice Cream Body Scrub Sakura, Lulur Creamy untuk Kulit Cerah
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Penampilan Tyla di Paris Fashion Week Bikin Kaget, Atasannya Bukan Baju
2
Baju Lebaran 2026
7 Inspirasi Baju Tunik Lebaran 2026 yang Kece dan Modis
3
Georgina Rodriguez Tinggalkan Arab dengan Jet Pribadi di Tengah Konflik Timteng
4
Diskon hingga 70%! METRO Gelar One Day Super Special Jelang Lebaran
5
Sinopsis American Renegades Bioskop Trans TV Hari Ini
MOST COMMENTED











































