4 Cara Tanamkan Kedisiplinan Pada Anak
wolipop
Jumat, 12 Nov 2010 10:05 WIB
Jakarta
-
Sikap disiplin harus mulai diajarkan mulai awal tahun. Mengajarkan balita Anda sikap disiplin bisa menjadi hal yang efektif untuk kehidupannya dewasa nanti.
Namun, bukan berarti hal ini mudah dilakukan. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat mengajarkan kedisiplinan pada balita Anda, seperti yang dikutip dari ehow.
1. Berikan contoh
Usia antara tiga hingga lima tahun merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mengkomunikasikan tentang peraturan di rumah. Pada usia ini, usahakan mulai
berdialog dengannya untuk menjelaskan apa yang Anda inginkan darinya dan jangan lupa memberikan contoh karena ia jelas akan meniru Anda.
2. Hindari berteriak atau menjerit
Saat Anda memberitahu si kecil dengan cara berteriak atau menjerit, dia akan berpikir bahwa komunikasi seperti itu bisa diterima. Buruknya, ia akan mengikuti cara Anda tersebut. Sebaiknya jaga intonasi suara Anda kecuali jika si kecil dalam keadaan yang berbahaya.
3. Tetap positif
Hindari kata-kata seperti, 'tidak', 'hentikan' atau 'jangan'. Gantilah kata-kata tersebut dengan kalimat positif seperti, "mama akan sangat senang bila kamu mau membersihkan mainanmu, sayang".
4. 'Tolong' dan 'terimakasih'
Biasakan si kecil untuk selalu sopan saat ia menginginkan sesuatu dan selalu memberikan penghargaan setelah orang lain melakukan atau memberikan sesuatu untuknya. Kebiasaan ini akan mengajarkan dia untuk menghormati orang lain.
(eya/eya)
Namun, bukan berarti hal ini mudah dilakukan. Ada beberapa tips yang harus diperhatikan saat mengajarkan kedisiplinan pada balita Anda, seperti yang dikutip dari ehow.
1. Berikan contoh
Usia antara tiga hingga lima tahun merupakan saat yang tepat bagi Anda untuk mengkomunikasikan tentang peraturan di rumah. Pada usia ini, usahakan mulai
berdialog dengannya untuk menjelaskan apa yang Anda inginkan darinya dan jangan lupa memberikan contoh karena ia jelas akan meniru Anda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat Anda memberitahu si kecil dengan cara berteriak atau menjerit, dia akan berpikir bahwa komunikasi seperti itu bisa diterima. Buruknya, ia akan mengikuti cara Anda tersebut. Sebaiknya jaga intonasi suara Anda kecuali jika si kecil dalam keadaan yang berbahaya.
3. Tetap positif
Hindari kata-kata seperti, 'tidak', 'hentikan' atau 'jangan'. Gantilah kata-kata tersebut dengan kalimat positif seperti, "mama akan sangat senang bila kamu mau membersihkan mainanmu, sayang".
4. 'Tolong' dan 'terimakasih'
Biasakan si kecil untuk selalu sopan saat ia menginginkan sesuatu dan selalu memberikan penghargaan setelah orang lain melakukan atau memberikan sesuatu untuknya. Kebiasaan ini akan mengajarkan dia untuk menghormati orang lain.
(eya/eya)
Olahraga
Perut dan Paha Lebih Kencang Tanpa ke Gym? Coba 2 Alat Fitness Rumahan Ini yang Lagi Banyak Dipakai!
Kesehatan
Pegal Hilang Hitungan Menit! Alat Pijat Elektrik 5 in 1 Ini Jadi Solusi Relaksasi Praktis di Rumah
Makanan & Minuman
Cuma Ubi Cilembu dan Yoghurt, Dessert Viral Ini Bikin Penasaran!
Pakaian Wanita
Bingung Cari Kado? Hampers Dompet Wanita Elegan Ini Bisa Jadi Pilihan Praktis
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Semua Bunda Dirayakan
Morinaga Ajak Bunda & Anak Bernyanyi Bersama di PIK 2, Yuk Ikutan!
YAYAYA Fest 2025: Bunda Senang, Si Kecil Pun Girang
Kinderflix dan Morinaga Berbagi Keseruan di YAYAYA Fest 2025
5 Rekomendasi Hadiah Istimewa, Tanda Kasih untuk Ibu Mertua
Seru-seruan Bareng Anak di LazMall Daily Bundafest, Banyak Lomba Menarik!
Most Popular
1
Foto: Eileen Gu Hingga Jennie Memukau di Fashion Show Chanel Fall 2026
2
Potret Shaloom Razade Setelah Oplas, Wajah Masih Bengkak & Hidung Diperban
3
Gaya Mayangsari Bukber Bareng Geng Kepompong, Kompak Pakai Kaftan
4
Estee Lauder Gugat Jo Malone karena Pakai Namanya Sendiri untuk Produk Parfum
5
Terungkap Isi Goodie Bag Oscar 2026 Senilai Rp 5 M: Ada Skincare Korea Viral
MOST COMMENTED











































