4 Cara Mengajarkan Anak 'Table Manner'
wolipop
Selasa, 26 Okt 2010 10:15 WIB
Jakarta
-
Walau table manner identik dengan budaya barat, namun tidak ada salahnya untuk mengajarkan anak table manner sejak dini. Pembelajaran table manner sedini mungkin, berguna untuk melatih sopan santun serta tata krama si kecil dewasa nanti.
"Pembelajaran manner ini dimulai dari rumah lalu pada saat berada dirumah temannya. Bila ia memiliki sopan santun saat makan dan bersikap (baik), maka ia akan diundang kembali kerumah temannya itu," ujar Susanne M. Alexander, seorang spesialis dan kontributor parentsconnect.
"Manner pada masa kecil juga akan berpengaruh pada kehidupan sekolahnya, saat ia menjalin hubungan dengan seseorang dan kemudian menikah," tambah Alexander, seperti yang dikutip dari sheknows.
Jadi, table manner dan etika apa saja yang perlu diketahui oleh si kecil?
1. Tolong dan terimakasih
Dua kata ini merupakan dasar dari sopan santun dan table manner. Dengan mengajarkan si kecil mengucapkan dua kata tersebut, mereka pun dapat menunjukkan rasa terimakasih dan tau cara menghormati orang lain.
Menurut Alexander, "ketika keluarga berkumpul bersama-sama ini merupakan kesempatan untuk anak belajar sopan santun dengan mengatakan 'tolong' dan 'terimakasih'. Interaksi saat makan malam merupakan waktu terbaik karena memiliki kesempatan untuk berbagi sesuatu."
2. Mengunyah
Para pakar etika setuju bahwa salah satu table manner yang paling penting adalah mengunyah dengan mulut tertutup. Ajarkan anak untuk terus melakukannya dengan cara menunjukkan pada mereka bagaimana mengunyah yang baik.
3. Berbicara tanpa makanan
Ini juga salah satu table manner yang paling penting, jangan pernah berbicara dengan mulut penuh makanan. Hal ini juga berlaku walau tangan si kecil menutup mulutnya. Selain mengganggu, sulit memahami perkataan seseorang saat mulutnya penuh dengan makanan.
4. Table manner
"Mulailah mengajarkan si kecil bagaimana cara memegang garpu dan sendok yang benar. Selain itu ajarkan mereka bagaimana cara makan yang bersih. Pada akhirnya hal ini akan membantu orang tua menikmati makanannya sendiri karena tidak lagi repot membenarkan posisi pisau si kecil" ujar Kathie B. Martin, kepala sekolah etika di Birmingham.
(eya/eya)
"Pembelajaran manner ini dimulai dari rumah lalu pada saat berada dirumah temannya. Bila ia memiliki sopan santun saat makan dan bersikap (baik), maka ia akan diundang kembali kerumah temannya itu," ujar Susanne M. Alexander, seorang spesialis dan kontributor parentsconnect.
"Manner pada masa kecil juga akan berpengaruh pada kehidupan sekolahnya, saat ia menjalin hubungan dengan seseorang dan kemudian menikah," tambah Alexander, seperti yang dikutip dari sheknows.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tolong dan terimakasih
Dua kata ini merupakan dasar dari sopan santun dan table manner. Dengan mengajarkan si kecil mengucapkan dua kata tersebut, mereka pun dapat menunjukkan rasa terimakasih dan tau cara menghormati orang lain.
Menurut Alexander, "ketika keluarga berkumpul bersama-sama ini merupakan kesempatan untuk anak belajar sopan santun dengan mengatakan 'tolong' dan 'terimakasih'. Interaksi saat makan malam merupakan waktu terbaik karena memiliki kesempatan untuk berbagi sesuatu."
2. Mengunyah
Para pakar etika setuju bahwa salah satu table manner yang paling penting adalah mengunyah dengan mulut tertutup. Ajarkan anak untuk terus melakukannya dengan cara menunjukkan pada mereka bagaimana mengunyah yang baik.
3. Berbicara tanpa makanan
Ini juga salah satu table manner yang paling penting, jangan pernah berbicara dengan mulut penuh makanan. Hal ini juga berlaku walau tangan si kecil menutup mulutnya. Selain mengganggu, sulit memahami perkataan seseorang saat mulutnya penuh dengan makanan.
4. Table manner
"Mulailah mengajarkan si kecil bagaimana cara memegang garpu dan sendok yang benar. Selain itu ajarkan mereka bagaimana cara makan yang bersih. Pada akhirnya hal ini akan membantu orang tua menikmati makanannya sendiri karena tidak lagi repot membenarkan posisi pisau si kecil" ujar Kathie B. Martin, kepala sekolah etika di Birmingham.
(eya/eya)











































