Aborsi Sebabkan Kanker Payudara
wolipop
Rabu, 14 Jul 2010 18:00 WIB
Jakarta
-
Dari semua resiko yang ditimbulkan proses aborsi, yang paling berbahaya adalah adanya resiko kanker payudara. Tidak hanya sekali, tapi aborsi meningkatkan resiko terkena kanker pyudara sampai tiga kali lipat.
Penelitian terbaru menemukan bahwa aborsi dapat meningkatkan tiga kali lipat resiko terkena penyakit kanker payudara. Hal ini dibuktikan dengan adanya penelitian dari University of Colombo di Srilanka, seperti yang dilansir dari geniousbeauty.
Para peneliti melihat bahwa menyusui dapat melindungi dan mengurangi risiko wanita terkena penyakit yang mematikan. Sayangnya, penelitian mereka juga menemukan bahwa faktor utama yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara adalah aborsi, faktor setelahnya adalah dikarenakan menopause dan merokok.
Penelitian mengenai hubungan antara aborsi dengan kanker payudara sudah sering dilakukan di Cina, Turki dan Amerika Serikat dimana para ahli menemukan hal yang sama.
(eya/fer)
Penelitian terbaru menemukan bahwa aborsi dapat meningkatkan tiga kali lipat resiko terkena penyakit kanker payudara. Hal ini dibuktikan dengan adanya penelitian dari University of Colombo di Srilanka, seperti yang dilansir dari geniousbeauty.
Para peneliti melihat bahwa menyusui dapat melindungi dan mengurangi risiko wanita terkena penyakit yang mematikan. Sayangnya, penelitian mereka juga menemukan bahwa faktor utama yang dapat meningkatkan resiko kanker payudara adalah aborsi, faktor setelahnya adalah dikarenakan menopause dan merokok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
(eya/fer)











































