Mitos-mitos dalam Mengontrol Kehamilan
wolipop
Senin, 28 Jun 2010 13:00 WIB
Jakarta
-
Mewujudkan keluarga berencana adalah salah satu tujuan mengontrol kehamilan. Namun terkadang program tersebut gagal karena Anda lebih percaya mitos daripada fakta soal mengontrol kehamilan.
Yuk kita cek kebenaran mitos tersebut!
1. Bercinta Pertama kali = Tak mungkin hamil
Ini mitos yang salah. Saat wanita telah mengalami menstruasi, maka ia telah memiliki kemungkinan untuk hamil. Namun Anda perlu tahu kapan masa subur setiap wanita. Masa subur atau ovulasi terjadi 15 hari sebelum tanggal menstruasi. Melakukan hubungan seks di masa subur akan memperbesar kemungkinan Anda untuk hamil.
2. Saat Menyusui, wanita tak mungkin hamil
Hal ini benar. Saat menyusui dan pasca melahirkan, beberapa wanita tidak mengalami menstruasi. Hal ini karena banyak nutrisi yang diambil si kecil lewat ASI sehingga wanita tak mengalami masa subur saat itu.
3. Berhenti minum pil kontrasepsi akan membahayakan kesehatan
Pil kontrasepsi memang mempengaruhi sistem hormon tubuh secara keseluruhan. Namun berhenti minum pil tersebut tidak akan mempengaruhi kesehatan. Akan terjadi penyesuaian hormon kembali. Salah satu risikonya adalah kenaikan bobot tubuh. Sebaiknya konsultasikan hal ini pada ginekolog Anda.
4. Konsumsi pil kontrasepsi akan memancing sel kanker
Mitos ini salah. Wanita telah menggunakan pil kontrasepsi puluhan tahun lalu. Dan sejak saat itu, para ahli pun telah membuktikan bahwa pemakaian pil tersebut sama sekali tak berhubungan dengan aktifnya sel kanker.
(kee/fer)
Yuk kita cek kebenaran mitos tersebut!
1. Bercinta Pertama kali = Tak mungkin hamil
Ini mitos yang salah. Saat wanita telah mengalami menstruasi, maka ia telah memiliki kemungkinan untuk hamil. Namun Anda perlu tahu kapan masa subur setiap wanita. Masa subur atau ovulasi terjadi 15 hari sebelum tanggal menstruasi. Melakukan hubungan seks di masa subur akan memperbesar kemungkinan Anda untuk hamil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal ini benar. Saat menyusui dan pasca melahirkan, beberapa wanita tidak mengalami menstruasi. Hal ini karena banyak nutrisi yang diambil si kecil lewat ASI sehingga wanita tak mengalami masa subur saat itu.
3. Berhenti minum pil kontrasepsi akan membahayakan kesehatan
Pil kontrasepsi memang mempengaruhi sistem hormon tubuh secara keseluruhan. Namun berhenti minum pil tersebut tidak akan mempengaruhi kesehatan. Akan terjadi penyesuaian hormon kembali. Salah satu risikonya adalah kenaikan bobot tubuh. Sebaiknya konsultasikan hal ini pada ginekolog Anda.
4. Konsumsi pil kontrasepsi akan memancing sel kanker
Mitos ini salah. Wanita telah menggunakan pil kontrasepsi puluhan tahun lalu. Dan sejak saat itu, para ahli pun telah membuktikan bahwa pemakaian pil tersebut sama sekali tak berhubungan dengan aktifnya sel kanker.
(kee/fer)











































