Komunikasi Buat Si Kecil Makin Cerdas
wolipop
Minggu, 28 Mar 2010 13:43 WIB
Jakarta
-
Jangan anggap ocehan si kecil sesuatu yang tak penting. Sering berkomunikasi dengan bayi Anda akan membuatnya semakin cerdas.
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat berkomunikasi dengan si kecil:
1. Menanggapi tangisan bayi;
Bayi belajar tentang komunikasi melalui tangisan. Pada tahun pertama bayi akan lebih sering menangis sebagai sistem komunikasi dari mereka. Ia belajar dari ia menangis akan ditanggapi oleh orang di sekelilingnya dan kebutuhan mereka
terpenuhi. Saat ia menangis segera beri kebutuhannya, misalnya memeberi susu, mengganti popok atau digendong sambil mengelus-ngelusnya.
2. Percakapan dengan bayi
Bayi mulai berbicara dengan kata-kata tanpa arti misalnya "coo coo". Anda dapat membalas dengan kata-kata tersebut, mereka akan belajar bahwa perkataannya ditanggapi oleh lawan bicaranya, dengan begitu si kecil akan lebih aktif dalam ocehannya.
3. Berbicara secara alami dengan bayi sepanjang waktu Anda bersamanya.
Dengan mengajaknya bicara, bayi akan mengerti apa yang Anda katakan sebelum Ia dapat banyak berbicara. Saat bayi tumbuh dalam lingkungan yang kaya bahasa, mereka secara alami belajar untuk berbicara. Ketika Anda secara teratur berbicara dengan bayi Anda dan mendengarkan, dia akan mudah belajar bahasa. Bayi akan belajar berbicara secara bertahap.
4. Bicaralah pada bayi Anda tentang apa yang anda lakukan bersamanya.
Jangan merasa canggung untuk berkomunikasi dengan bayi. Bayi membutuhkan pengalaman Anda dengan berulang-ulang mendengar Anda berbicara. Selama mengganti popok Anda dapat mengatakan "Ini adalah popok keringmu, mama sedang mengganti popok untukmu". Bayi akan belajar dan melihat apa yang terjadi disekitarnya.
5. Bernyanyi juga merupakan salah satu alat brkomunikasi dengan bayi. Ini akan
menyenangkan hati si kecil. Ketika Anda bernyanyi berarti Anda berbicara dengan irama apalagi bila Anda memakai gerakan. Hal ini membuat si kecil memahami maknanya.
Dengan berkomunikasi dengan bayi akan membangun ikatan dengan si kecil. Ia pun semakin cerdas.
(kik/kee)
Berikut adalah beberapa hal yang dapat dilakukan untuk dapat berkomunikasi dengan si kecil:
1. Menanggapi tangisan bayi;
Bayi belajar tentang komunikasi melalui tangisan. Pada tahun pertama bayi akan lebih sering menangis sebagai sistem komunikasi dari mereka. Ia belajar dari ia menangis akan ditanggapi oleh orang di sekelilingnya dan kebutuhan mereka
terpenuhi. Saat ia menangis segera beri kebutuhannya, misalnya memeberi susu, mengganti popok atau digendong sambil mengelus-ngelusnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayi mulai berbicara dengan kata-kata tanpa arti misalnya "coo coo". Anda dapat membalas dengan kata-kata tersebut, mereka akan belajar bahwa perkataannya ditanggapi oleh lawan bicaranya, dengan begitu si kecil akan lebih aktif dalam ocehannya.
3. Berbicara secara alami dengan bayi sepanjang waktu Anda bersamanya.
Dengan mengajaknya bicara, bayi akan mengerti apa yang Anda katakan sebelum Ia dapat banyak berbicara. Saat bayi tumbuh dalam lingkungan yang kaya bahasa, mereka secara alami belajar untuk berbicara. Ketika Anda secara teratur berbicara dengan bayi Anda dan mendengarkan, dia akan mudah belajar bahasa. Bayi akan belajar berbicara secara bertahap.
4. Bicaralah pada bayi Anda tentang apa yang anda lakukan bersamanya.
Jangan merasa canggung untuk berkomunikasi dengan bayi. Bayi membutuhkan pengalaman Anda dengan berulang-ulang mendengar Anda berbicara. Selama mengganti popok Anda dapat mengatakan "Ini adalah popok keringmu, mama sedang mengganti popok untukmu". Bayi akan belajar dan melihat apa yang terjadi disekitarnya.
5. Bernyanyi juga merupakan salah satu alat brkomunikasi dengan bayi. Ini akan
menyenangkan hati si kecil. Ketika Anda bernyanyi berarti Anda berbicara dengan irama apalagi bila Anda memakai gerakan. Hal ini membuat si kecil memahami maknanya.
Dengan berkomunikasi dengan bayi akan membangun ikatan dengan si kecil. Ia pun semakin cerdas.
(kik/kee)











































