Tak Lagi Pakai Emas Bertumpuk, Ini Cara Baru Orang Kaya Pamer Kemewahan

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 13 Sep 2019 06:14 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Defenisi dan cara orang kaya memamerkan kemewahan ternyata berevolusi seiring perkembangan zaman. Begitu juga dengan kebiasaan berbelanja. Menurut para pakar, orang kaya kini tak lagi menampilkan harta mereka dengan membeli dan memakai berlian atau jam tangan mahal. Dikatakan jika kini mereka menggunakan cara yang lebih bijaksana dalam berbelanja dan memilih brand.

Firma Wealth-X menganalisa kebiasaan belanja miliuner dengan kekayaan bersih $1 juta hingga $30 juta. Dari situ, terungkap bahwa ada dua cara mereka berbelanja yakni, secara online dan melalui toko tradisional.

"Dalam beberapa tahun terakhir, kami melihat kristalisasi dua dunia kemewahan; satu yang fokus pada pilihan produk mewah secara keseluruhan yang tersedia dalam satu klik, yang lain adalah menggandakannya dengan mantra pengalaman," ungkap firma.

Kecanggihan teknologi dan internet pun mengubah cara orang-orang kaya menghabiskan uang. Kini tampaknya lebih banyak jutawan yang membeli barang mewah secara diam-diam lewat shopping online. Jika dulu seorang miliuner senang diberi akses untuk menikmati belanja di satu toko sendirian, kini hal itu bisa dilakukan hanya dengan beberapa klik saja melalui aplikasi.

Presiden Wealth-X Mike Phillips mengatakan jika hal tersebut berubah setelah situs-situs belanja high end seperti, Net-a-Porter, Farfetch, and Moda Operandi menjual barang-barang desainer.

Pergantian cara miliuner baru belanja itu pun terjadi bersamaan dengan perubahan lain. Yakni terkait bagaimana orang-orang kaya mulai mengubah cara pamer kekayaan mereka dari generasi sebelumnya. "Dulu identik dengan berlian bergelantungan, Lamborghini mentereng, jam tangan Rolex bersinar, kini orang kaya lebih bijaksana dengan uang mereka," ungkap Hillary Hoffower kepada Business Insider.

Dari pada mobil mewah atau tas dari merek yang sudah jelas mahalnya, disebutkan bahwa kini adalah era di mana orang-orang kaya menenteng tas Goyard. Goyard adalah brand high end Prancis yang dianggap merepresentasikan puncak kemewahan dari dunia elit. Selain Goyard, miliuner pun memilih untuk berinvestasi pada kualitas hidup dengan mengedepankan edukasi, keamanan, dan privasi.

Ditemukan pula perbedaan antara orang kaya millennial, generasi X, dan generasi Z. Menurut Mike, millennial dan generasi X masih sering pergi ke toko-toko brand mahal tapi tak jarang pula mereka menghindarinya untuk terlihat lebih 'elegan'. Sedangkan anak-anak yang lebih muda sudah tak seloyal pendahulunya.

"Generasi muuda lebih tidak loyal pada satu brand dibandingkan orangtua atau kakek-nenek mereka. Mereka lebih cenderung mencoba sesuatu yang baru jika itu cocok dengan nilai pribadi dan minat," kata Mike.

Tak hanya ingin pengalaman berbeda, orang kaya zaman sekarang juga lebih melihat nilai brand. "Orang kaya mengevalusasi sebuah brad dalam hal: Misi apa yang brand ini representasikan? Bagaimana itu berkontribusi untuk sesuatu yang lebih baik. Jika kau memilih untuk membeli produk ini, apa dampaknya untukku dan nilaiku?" tambahnya.

Simak Video "Tempat Orang Kaya Belanja Fesyen Top Harga ‘Receh' di Dekat Paris"
[Gambas:Video 20detik]
(ami/ami)