Perhatikan Hal Ini Agar Keuangan Tidak Tekor Setelah Bulan Ramadhan

Rahmi Anjani - wolipop Senin, 06 Mei 2019 15:34 WIB
Foto: iStock Foto: iStock

Jakarta - Selama bulan Ramadhan mungkin uang makan siang Anda tak banyak terpakai. Namun bukan berarti keuangan jadi lebih hemat dan gaji tersisa banyak. Banyak orang malah jadi lebih boros karena membludaknya pengeluaran untuk berbagai kebutuhan. Walau sudah dapat THR, bukan tidak mungkin orang malah kehabisan uang setelah bulan Ramadhan berakhir. Berikut saran dari financial planner Ligwina Hananto agar hal serupa tak terjadi pada Anda.

Memang mudah untuk menghabiskan uang ketika bulan puasa. Selain harus belanja lebih banyak bahan makanan untuk sahur dan berbuka, banyak orang juga mengirim parsel, memberi THR, beli baju baru, hingga mempermak rumah saat Ramadhan. Hal tersebut sering menguras tabungan bahkan bikin bangkrut setelah Lebaran. Karenanya, Ligwina memperingatkan agar Anda tidak menyentuh gaji bulanan menjelang Lebaran.

"Tahun ini sebenarnya aman karena Lebaran di tanggal muda. Tapi banyak orang menghabiskan uang ketika sedang mudik. Yang tidak mudik juga ada kemungkinan boros karena staycation atau pergi ke mal. Nah, ini (setelah Lebaran) adalah periode krusial karena pengeluaran tinggi," jelas Ligwina dalam talk show 'Anti Boncos di Bulan Ramadan' yang diadakan Hero beberapa waktu lalu.

"Karena itu, jangan pakai gaji (di bulan Mei) dulu karena harus dipakai setelah tanggal 6. Jadi, pastikan gajian nanti tidak dipakai terlalu banyak sebelum Lebaran," tambahnya.

Ligwina pun memberikan beberapa tips hemat selama puasa agar keuangan tidak boncos setelah bulan Ramadhan. Beberapa di antaranya adalah untuk memanfaatkan promo dan diskon yang diberikan banyak brand dan supermarket. Penasehat keuangan kondang itu pun menyarankan agar Anda memilih antara kuantitas dan kualitas ketika memanfaatkan diskon bulan Ramadhan.

"Mitosnya adalah belanja yang baik adalah yang murah. Tapi tidak selalu begitu. kalau mencari kuantitas kita bisa menggunakan promo tapi untuk kualitas cari yang premium. Yang penting ada uangnya atau nggak. Kalau ada promo, manfaatkan untuk kuantitas yang lebih banyak," ungkap Ligwina.

"Misalnya Lebaran akan kirim hantaran ke mertua bisa pilih kurma premium. Untuk saudara yang lain mungkin bisa berikan yang promo. Yang sering terjadi adalah orang nggak punya perencanaan sebelum puasa. Jadi, coba siapkan daftar siapa saja yang akan dikirimi atau apa saja yang akan dibeli," tambahnya.

Dianjurkan pula agar Anda mencari informasi mengenai barang-barang apa yang sedang diskon. Kemudian menyesuaikan menu sahur dan berbuka dengan bahan makanan yang susut harga. Selain memanfaatkan diskon dan menyiapkan daftar kebutuhan, hati-hati pula untuk tidak boros untuk acara buka bersama. Jika ingin hemat, pilih-pilih saja acara mana yang akan didatangi.
(ami/ami)