Kulit Kusam dan Sensitif? Ini Rutinitas Skincare Pagi dan Malam yang Tepat
Hampir setiap hari kulit terpapar sinar UV dan polusi. Paparan faktor lingkungan terus menerus dapat membuat kulit stres yang ditandai dengan kusam, mudah iritasi dan jadi lebih sensitif.
"Pemicu stres sehari-hari, seperti sinar UV dan cahaya biru dari layar, memicu pembentukan radikal bebas-molekul tidak stabil yang merusak sel kulit, mengurai kolagen, serta mempercepat munculnya tanda-tanda penuaan," ujar dokter estetika kulit Dr Kanchan S Topgi, seperti dikutip dari Hindustan Times.
Oleh karena itu, basic skincare saja tidak cukup, kulit perlu 'dibekali' perawatan harian yang dapat membantu memperkuat skin barrier sekaligus melawan radikal bebas. Menurut Dr Kanchan, kuncinya ada pada skincare pagi dan malam hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa saja rutinitas skincare yang perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan kulit akibat faktor luar?
Pagi-Siang Hari: Fokus Pada Perlindungan
Skincare pagi. Foto: ArtPhoto_studio/Freepik |
Pada siang hari, prioritas perawatan kulit sebaiknya pada perlindungan. Ia menyarankan untuk menggunakan bahan skincare yang kata antioksidan seperti asam galat atau gallic acid.
Asam galat merupakan senyawa polifenol alami yang banyak ditemukan dalam teh hijau, witch hazel atau buah delima. Bahan aktif ini berfungsi melindungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat radikal bebas, polusi serta paparan sinar matahari, sekaligus membantu mencerahkan dan meratakan warna kulit.
Tak kalah penting adalah pemakaian sunscreen. Gunakan sunscreen dengan perlindungan terhadap UVA-UVB dan tahan air setelah pemakaian pelembap. Aplikasikan ulang setiap 2-3 jam untuk perlindungan maksimal.
"Melalui penggunaan secara bertahap kulit akan tampak lebih tenang dan bercahaya. Sensitivitas juga berkurang, sehingga tampilan kulit lebih lembut dengan pori-pori dan garis-garis halus yang tampak berkurang seiring berjalannya waktu," ujar Dr. Kanchan.
Malam Hari: Pemulihan
Skincare Malam. Foto: Getty Images/iStockphoto/byryo |
Sepanjang hari, kulit terpapar berbagai faktor pemicu stres dari lingkungan, seperti polusi. Saat malam tiba, fokus perawatan harus beralih pada pembersihan yang lembut serta hidrasi.
Bersihkan riasan, tabir surya, dan kotoran yang menumpuk dengan double cleansing. Setelah itu, bersihkan pori-pori dengan toner, sebelum memakai pelembap.
Pilihlah pelembap mengandung ceramide untuk mendukung pelindung alami kulit. Kandungan seperti hyaluronic acid juga dapat membantu menjaga kulit tetap terhidrasi.
Pada intinya, rutinitas perawatan kulit pagi dan malam bisa jadi lebih sederhana. Bagilah menjadi dua fokus: perlindungan di siang hari dan pemulihan di malam hari.
"Dengan pertahanan yang tepat di siang hari serta pemulihan yang efektif di malam hari, kulit akan jauh lebih siap untuk tetap kuat dan tampak lebih sehat seiring berjalannya waktu," pungkasnya.
(hst/hst)

