Sebagai seorang content creator dan pengusaha dengan segudang kegiatan, jadwal kerja yang padat kerap memengaruhi kondisi tubuh Tasya Farasya. Agar tetap tampil memukau, Tasya membagikan pengalamannya dalam merawat kulit wajah yang sempat bermasalah akibat gaya hidupnya.
Wanita berdarah Arab ini menjelaskan bahwa pola tidur yang buruk menjadi salah satu penyebab masalah kesehatan kulit yang dialaminya. Akibatnya, ia sempat salah mengambil langkah perawatan yang justru memperparah kondisi kulitnya.
"Jadi kayak aku tuh lack of sleep gitu loh. Dan itu kayak aku ngerasa bikin kulit jadi kusam dan jadi kayak agak kering gitu. Terus aku jadi over exfoliating karena pengen kulitnya nggak kusam," ucap Tasya Farasya saat acara Wardah Derma Longevity Lab di Pondok Indah Mall 2, Jakarta Selatan, Kamis (24/9/2026).
Menanggapi keluhan tersebut, dokter spesialis dermatologi, venereologi, dan estetika, dr. Arlene Rainamira, Sp.D.V.E., menjelaskan bahwa gejala seperti kulit kering dan gatal bisa disebabkan oleh banyak faktor pemicu, mulai dari gaya hidup, paparan lingkungan, hingga digital stress.
"Jadi keluhannya itu memang kulitnya kering. Gejalanya mungkin simpel, kulitnya kering, tapi ternyata gejala satu ini aja dapat menunjukkan berbagai penyakit yang berbeda dengan trigger yang berbeda-beda. Contohnya sering makeup, kurang tidur, polusi yang semakin tinggi, extreme weather, itu menjadi salah satu faktor risiko," jelas dr. Arlene.
Melihat reaksi kulit wajahnya yang sensitif dan teriritasi akibat eksfoliasi berlebihan, Tasya mengambil langkah cepat untuk mengembalikan ketahanan jaringan kulit dengan menghentikan penggunaan bahan aktif. Dia kembali menggunakan basic skincare.
"Jadi pada saat keadaan kulit kita lagi sensitif, kembalilah ke basic skincare yang memang ingredients-nya itu gunanya untuk calming and soothing. Stop menggunakan skincare yang pakai bahan aktif yang harsh dulu, sampai kulit kita kembali ke keadaan yang udah well prepared lagi untuk menggunakan active-active ingredients yang berat," kata Tasya.
Dokter mengaminkan pentingnya menjaga kesehatan kulit melalui gaya hidup sehat dan penggunaan basic skincare secara konsisten. Menurutnya, perawatan dasar sejak dini sangat menentukan daya tahan serta imunitas jaringan kulit dalam jangka panjang.
"Saat keadaan kulit kita lagi baik-baik saja, kita akan terus menjaga dengan basic skincare. Mulai dari gentle cleanser, moisturizer-nya juga tepat, dan yang terakhir jangan lupa pakai sunscreen-nya. Itu basic banget, tapi mulailah dari sebelum ada masalah. Ketika ada masalah, justru skin resilience-nya malah lebih baik yang harapannya skin immunity juga bagus, dan goal kita adalah skin longevity," jelas dr. Arlene.
Simak Video "Video: Skincare Check Bareng Dokter Tompi: Do's & Don'ts!"
(eny/eny)