Parfum Aroma Dessert Jadi Tren Wewangian 2026, Dipicu Obat Diet Ozempic
Parfum dengan aroma manis yang mengingatkan pada dessert sedang punya banyak penggemar. Mulai dari aroma vanilla, karamel, pistachio, hingga permen dan kue panggang, semuanya tengah naik daun dan menjadi favorit para pencinta parfum, khususnya Gen Z.
Melansir Spate's Fragrance Report 2026, popularitas aroma pistachio melonjak drastis hingga 852,5%, menjadikannya salah satu wewangian paling banyak dicari tahun ini. Vanilla pun tetap jadi favorit, diikuti aroma gourmand berbasis buah seperti apel, peach dan cokelat.
Ternyata ada alasan ilmiah di balik naiknya tren parfum gourmand yang berkaitan dengan peningkatan penggunaan obat penurun berat badan GLP-1, seperti Ozempic. Apa hubungannya?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Parfum Gourmand Memberikan Rasa Nyaman
Popularitas parfum gourmand bukan hanya karena aromanya yang manis dan menggoda. Menurut Sanam Hafeez, PsyD, neuropsikolog sekaligus Director of Comprehend the Mind di New York, aroma memiliki hubungan yang sangat erat dengan memori, emosi dan nafsu makan.
"Indra penciuman dan nafsu makan memiliki jalur saraf yang saling berkaitan. Aroma tertentu mampu mengaktifkan pusat penghargaan di otak, sama seperti ketika kita menikmati makanan," jelas Sanam, seperti dikutip dari New York Post.
Dia menambahkan bahwa aroma seperti karamel atau cokelat sering kali diasosiasikan dengan rasa nyaman, hangat, dan menyenangkan. Jauh melampaui dari sekadar rasa lapar.
"Bagi banyak orang, aroma karamel atau cokelat menghadirkan rasa nyaman dan kebahagiaan yang tidak selalu berkaitan dengan keinginan untuk makan," ujarnya.
Artinya, parfum gourmand mampu memicu sensasi menyenangkan yang mirip dengan saat seseorang menikmati makanan manis.
Parfum aroma gourmand dari Bon Parfumeur. Foto: Dok. Sephora |
Tren Parfum Gourmand Dipicu Obat Diet GLP-1?
Fenomena ini muncul di tengah meningkatnya penggunaan obat penurun berat badan golongan GLP-1, seperti semaglutide. Obat ini bekerja dengan menekan nafsu makan dan mengurangi keinginan mengonsumsi makanan tertentu, terutama yang tinggi gula.
Menurut Dr. Saman, bagi pengguna GLP-1, parfum beraroma dessert dapat menjadi semacam pengganti pengalaman sensorik yang hilang. Misalnya makan es krim, cake, atau milkshake.
"Bagi orang yang mengonsumsi obat GLP-1, ketika rasa lapar dan keinginan makan ditekan secara kimiawi, parfum bisa menjadi bentuk pengalaman sensorik yang menggantikan keinginan psikologis terhadap makanan manis tanpa harus benar-benar memakannya," terangnya.
Perubahan yang terjadi bukan hanya bersifat fisik, melainkan juga emosional.
Parfum aroma gourmand dari Lancome Idole. Foto: Dok. Sephora |
"Makan bukan sekadar memenuhi kebutuhan energi, tetapi juga berkaitan dengan ritual, penghargaan terhadap diri sendiri, dan budaya. Sebagian pengguna GLP-1 bahkan mengaku mengalami semacam fase kehilangan ketika makanan favorit mereka tidak lagi terasa menarik," kata Saman.
Oleh karena itu, memakai parfum beraroma dessert bisa menjadi cara untuk tetap merasakan kesenangan yang sama tanpa mengganggu efek obat.
"Memakai parfum dengan aroma dessert bisa menjadi cara untuk tetap terhubung dengan rasa senang tersebut tanpa harus membatalkan perubahan fisiologis yang diciptakan oleh obat," tambahnya.
Tren ini juga merupakan bagian dari perubahan gaya hidup yang lebih luas. Kini, banyak orang mulai mencari cara baru untuk menikmati pengalaman yang menyenangkan tanpa tambahan kalori, seperti memilih kopi tanpa kafein, koktail tanpa alkohol, hingga parfum gourmand.
"Brand tentu melihat peluang besar di sini. Kebutuhan emosional yang dulu dipenuhi oleh makanan penutup sebenarnya tidak hilang bersama berkurangnya nafsu makan, melainkan hanya membutuhkan media baru untuk menyalurkannya," ujarnya.
Ditambah lagi, parfum gourmand modern kini tidak lagi hanya beraroma seperti kue atau permen. Banyak formulanya dipadukan dengan sentuhan woody, musk, maupun rempah-rempah sehingga menghasilkan aroma yang lebih elegan, dewasa, dan cocok dipakai sehari-hari.
(hst/hst)











































