Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Aroma Unik Parfum GONG dari Floraiku, Perpaduan Hangat Teh dan Manis Dorayaki

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Senin, 27 Apr 2026 17:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

GONG, Parfum Terbaru dari Floraiku.
GONG, Parfum Terbaru dari Floraiku. Foto: Dok. Floraiku
Jakarta -

Brand parfum niche asal Paris, Floraiku, menghadirkan inovasi unik lewat peluncuran wewangian terbarunya, GONG. Parfum ini terinspirasi dari momen tenang dalam ritual minum teh sore khas Jepang, yang dipadukan sentuhan imajinatif dan artistik.

Sesuai namanya, 'Gong' menggambarkan resonansi suara lonceng besar di kuil Jepang yang menjadi simbol ketenangan dan kejernihan pikiran. Konsep ini kemudian diterjemahkan menjadi pengalaman olfaktori yang lembut, meditatif, sekaligus menggugah indra.

Menurut Co-founder Floraiku John Molloy, GONG juga terinspirasi dari kisah kuno tentang seorang samurai dan perisainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kisah tentang Gong --perisai samurai-- adalah seorang prajurit samurai datang ke sebuah desa ketika dia terluka. Warga desa kemudian membantunya memulihkan kekuatan. Sebagai rasa terima kasih, dia memberikan hadiah berupa perisainya yang kemudian digunakan penduduk desa untuk membuat dorayaki pertama mereka," ujar John Molloy saat peluncuran parfum GONG di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, belum lama ini.

Dalam bahasa Jepang, 'dora' berarti 'gong', sebuah istilah yang selaras dengan makna filosofis dari parfum itu sendiri.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah legenda lama tentang bagaimana sesuatu yang baik dilakukan, sesuatu yang baik diberikan, dan sesuatu yang lezat dibuat. Jadi, GONG adalah wewangian segar yang indah dengan Yuzu dan dorayaki," terang John, yang mendirikan Floraiku bersama sang istri, Clara, pada 2017 silam.

GONG, Parfum Terbaru dari Floraiku.GONG, Parfum Terbaru dari Floraiku. Foto: Dok. Floraiku

GONG: Aroma Segar Teh Mandarin Ditutup Manisnya Dorayaki

Masih menjadi bagian dari koleksi Ô Cha (teh), parfum GONG dibuka dengan aroma segar Yuzu, mandarin Italia, serta sentuhan pink pepper. Seiring waktu, aromanya berkembang menjadi lebih hangat dan manis, dengan nuansa dorayaki-kue tradisional Jepang berbahan dasar kacang merah-yang dipadukan dengan kehangatan resin benzoin Siam.

Floraiku menghadirkan pengalaman parfum yang tidak sekadar harum, tetapi juga bercerita. Aroma citrus di awal diibaratkan seperti uap teh hangat yang mengepul, sementara heart notes dorayaki menghadirkan kehangatan manis seperti kudapan pendamping teh.

Sebagai notes akhir, benzoin meninggalkan jejak lembut yang terasa seperti 'tegukan terakhir' yang menenangkan.

Seperti koleksi lainnya, Floraïku juga memperhatikan detail kemasan. Parfum ini dikemas dalam kotak lacquer bergaya 'bento box' khas Jepang yang elegan, terdiri dari botol berukuran 50 ml dan travel spray 10 ml.

Kemasan ini tidak hanya berfungsi sebagai pelindung, tetapi juga bisa menjadi koleksi yang memadukan estetika puisi Jepang dengan sentuhan craftsmanship Paris.

Parfum GONG dari Floraiku dipasarkan di sejumlah department store dan marketplace di bawah naungan Multi Wangi Group, dengan harga mulai dari Rp 1,2 juta hingga Rp 5,8 jutaan.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads