D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
Setelah dua dekade jadi salah satu parfum paling ikonik, Dolce & Gabbana akhirnya membawa The One ke babak baru. Bukan sekadar nostalgia, tapi evolusi yang lebih berani, dan terasa lebih dewasa.
Sejak pertama kali hadir pada 2006, The One dikenal sebagai parfum yang punya karakter kuat dengan vibe sensual, elegan, dan selalu meninggalkan kesan. Di tengah tren parfum yang terus berubah, lini ini justru bertahan, dan sekarang, di usia ke-20, ia kembali diperkenalkan dengan interpretasi yang lebih intens.
Yang menarik, kali ini bukan hanya soal wangi, tapi juga bagaimana parfum ini membangun karakter. Sejak awal, The One memang diposisikan sebagai parfum dengan kehadiran yang terasa-tanpa harus terlalu mencolok.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua parfum terbaru ini jadi highlight perayaan 20 tahun tersebut, yakni The One Eau de Parfum Intense untuk perempuan dan The One For Men Parfum untuk pria. Keduanya masih mempertahankan DNA khasnya, tapi dengan sentuhan yang lebih kaya dan kompleks.
Untuk versi perempuan, The One Eau de Parfum Intense terasa seperti versi yang lebih hangat dan sensual dari pendahulunya. Dibuka dengan pink pepper yang sedikit spicy, lalu segar dari mandarin dan blackcurrant. Di tengah, jasmine jadi bintang utama dengan kesan feminin tapi tetap kuat. Sementara di base, vanilla dan amber memberi kesan creamy.
Di sisi lain, The One For Men Parfum hadir dengan vibe yang lebih maskulin dan intens. Kombinasi black pepper, nutmeg, dan Tarocco orange di awal langsung memberi kesan bold. Lalu masuk ke heart yang lebih woody-aromatic dengan patchouli dan clary sage. Bagian paling menarik ada di base, hadir aroma tobacco yang smoky dipadukan vetiver dan amber, menciptakan kesan hangat, sensual, dan sedikit misterius.
Yang membuat rilisan ini terasa relevan adalah bagaimana Dolce & Gabbana tetap menjaga identitas The One, tapi tidak terjebak di masa lalu. Versi terbaru ini jelas dibuat untuk generasi yang lebih berani mengekspresikan diri, tanpa harus kehilangan sisi elegannya.
Kemasan juga ikut diperbarui, tapi tidak berlebihan. Botolnya tetap minimalis dengan garis tegas, versi perempuan tampil dengan nuansa emas yang lebih hangat, sementara versi pria menggunakan amber gelap dengan tutup hitam glossy.
(kik/kik)











































