Cara Keramas untuk Kamu yang Tiap Hari Pakai Helm Agar Tidak Ketombean
Keramas adalah cara termudah untuk merawat rambut. Saat keramas, disarankan untuk tidak hanya memastikannya bersih tapi dilakukan dengan cara yang tepat. Terutama untuk kamu yang sering memakai helm apalagi setiap hari dalam jangka waktu yang lama. Menurut dokter, ada langkah-langkah keramas agar kulit kepala tidak mudah tidak mudah berketombe setelah tertutup pelindung kepala.
Ketombe merupakan permasalahan rambut klasik yang hampir pernah dan sedang dialami 50% orang di dunia. Problema tersebut tidak bisa dianggap remeh karena bisa mengganggu keseharian jika dibiarkan. Jangan sampai ketombe bertambah parah sampai bikin kamu kehilangan percaya diri.
Salah satu cara termudah mengatasi ketombe adalah dengan keramas dengan benar. Disebabkan karena jamur yang sudah ada di kepala, jangan biarkan jamur berkembang dengan menyesuaikan cara mencuci kulit kepala. Menurut dr. Devina Ciayadi, jangan terlalu sering atau jarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuaikan dengan jenis kulit kepala, kalau berminyak atau cepat lepek, boleh keramas setiap hari atau dua kali sehari. Kalau kering 2-3 kali seminggu.
Jangan terlalu sering yang bikin rambut kering, karena itu juga bisa bikin kulit minyak mengeluarkan minyak berlebih dan memicu ketombe," ujar dokter.
Namun meski sudah keramas dengan rajin, permasalahan ketombe banyak dialami mereka yang sering pakai helm. Dokter pun mengungkap mitos soal pelindung kepala itu bisa menularkan ketombe.
"Hal itu tentu tidak benar. Tapi yang betul adalah helm yang kotor bisa mentransfer tumpukan minyak dan keringat kemudian membuat jamur yang sudah ada di kepala berkembang lalu jadi ketombe dan gatal. Maka dari itu, kalau bisa pakai hairnet," ujarnyadalam acara Lavojoy Flakes Off My Crown Launch Event di Habitate, Kuningan, Rabu, (15/4/2026).
Cara Keramas dan Styling untuk Cegah Ketombe
Karena itu, rajin keramas saja tidak cukup tapi cara kamu membersihkan rambut juga perlu diperhatikan. Dokter kecantikan itu menyarankan untuk tidak langsung membilas sampo.
"Jangan langsung taruh sampo ke rambut. Caranya adalah dengan basahi rambut lalu tuang sampo secukupnya ke telapak tangan gosok dengan air atau emulsify baru keramaskan dengan gerakan melingkar jangan dengan kuku. Lalu diamkan 1-2 menjt baru bilas," saran dr. Devina.
Setelah keramas disarankan untuk mengeringkan rambut dengan hairdryer. Jika ingin styling atau catok, dianjurkan pula untuk jangan terlalu panas. Yang lama kelamaan akan membuat batas rambut kering. Karena jika begitu, kepala bisa mengeluarkan minyak berlebih dan secara tidak langsung menyebabkan ketombe.
Dokter juga punya anjuran kepada hijabers agar rambut terhindar ketombe, terutama jika kamu sering pakai helm. "Pastikan inner hijab berbahan katun sehingga menyerap keringat minyak,"
Pilih Sampo Sesuai Kadar Ketombe
Untuk kamu yang berketombe penting memilih variannya yang sesuai permasalahan rambut. Banyak tersedia pilihan sampo anti ketombe tapi sesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat keparahan. Karena itu, Lavojoy mengeluarkan Flakes Off My Crown Series dengan tiga varian kandungan Selenium Sulfide yakni 0.2% (Mild Dandruff) untuk ketombe ringan, 0.6% (Moderate Dandruff) untuk ketombe sedang, dan 1% (Intensive Dandruff) untuk ketombe parah.
Selenium Sulfide sendiri bekerja sebagai anti jamur untuk mencegah dan melawan ketombe. Selain itu, 2-in-1 shampoo & conditioner ini juga diperkaya bahan aktif lain, seperti Salicylic Acid, Piroctone Olimine, Argan-Jojoba Oil, Panthenol, dan Scalp Bioenergy Complex untuk merawat kulit kepala juga rambut agar bersih dan nyaman.
(ami/ami)












































