Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Kenapa Rambut Cepat Lepek Padahal Baru Keramas? Ini Penyebabnya

Almira Riva Az Zahra - wolipop
Jumat, 10 Apr 2026 09:10 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Rambut Berminyak dan Kusam
Foto: Getty Images/Alina Storozhenko
Jakarta -

Kamu pernah mengalami situasi ketika produk perawatan rambut seperti shampo atau kondisioner yang biasa digunakan tiba-tiba terasa tidak lagi ampuh atau hasilnya tidak sebagus biasanya?

Rambut yang biasanya terasa segar dan lembut beberapa hari kini hanya bertahan sekitar 24 jam dan cepat terlihat lepek. Ternyata penyebabnya bukan karena produknya bermasalah, melainkan kondisi kulit kepala dan rambut yang berubah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penumpukan residu haircare, kerusakan serat rambut dan kulit kepala, bahkan pengaruh lingkungan sekitar pada rambut bisa menjadi penyebabnya," kata Dr. Brianna Olamiju, dokter kulit di Spring Street Dermatology, New York seperti dikutip dari Womens Health Mag.

Kulit kepala akan terus berubah seiring bertambahnya usia, sehingga kebutuhan haircare pun ikut berubah. Terlebih jika dipengaruhi perubahan hormon seperti saat hamil, perimenopause, dan menopause.

ADVERTISEMENT

Beberapa penyakit seperti gangguan tiroid dan polycystic ovary syndrome (PCOS) juga dapat menjadi faktor internal yang memengaruhi kondisi kulit kepala. Faktor-faktor tersebut berpengaruh pada produksi sebum atau minyak alami yang berperan menjaga kelembapan dan nutrisi rambut.

Karena itu, penting untuk menyesuaikan kembali produk yang digunakan dengan kondisi rambut saat ini. Jika produksi sebum meningkat dan rambut menjadi lebih berminyak, kamu bisa mengurangi penggunaan kondisioner. Sebaliknya, jika kulit kepala terasa kering dan gatal, pilih produk yang lebih melembapkan dan lembut.

Faktor Eksternal Penyebab Rambut Cepat Lepek, Rontok Bahkan Ketombe

Woman having a bad hair day

Foto: thinkstock

Selain faktor internal, ada juga faktor eksternal yang perlu diperhatikan, misalnya paparan sinar matahari berlebihan. Sinar UV dapat merusak protein alami rambut sehingga membuatnya lebih rapuh. Hal serupa juga bisa terjadi akibat polusi udara yang memecah protein rambut dan melemahkan batang rambut.

"Kondisi cuaca dingin maupun panas juga memengaruhi kelembapan rambut," kata Dr. Olamiju. Udara yang dingin dan kering dapat membuat rambut dehidrasi dan mudah mengembang. Sementara udara panas dapat membuat kulit kepala lebih berminyak sehingga rambut cepat lepek. Dalam kondisi yang lebih parah, hal ini bahkan bisa memicu peradangan pada folikel rambut.

Dr. Dendy Engelman dari Shafer Clinic berpendapat bahwa kondisi kulit kepala dan rambutlah yang paling menentukan efektif atau tidaknya produk haircare, bukan semata-mata karena shampo atau kondisioner yang digunakan. Meski begitu, beberapa bahan dalam produk juga dapat membuat rambut terasa berat dan kusam.

Rasa berat, berminyak, dan kusam pada rambut biasanya berasal dari residu produk yang menumpuk. Perhatikan komposisi produk yang digunakan, karena bahan seperti silicones, waxes, mineral oil, petrolatum, butters, dan protein dapat mengendap di kulit kepala.

Untuk membantu mengembalikan kondisi rambut agar kembali sehat dan lembut, Dr. Olamiju menyarankan penggunaan produk yang mengandung panthenol atau glycerin. Minyak rambut seperti jojoba oil dan argan oil juga dapat membantu mengembalikan kilau rambut tanpa membuatnya terasa berat.

Faktor lain yang sering tidak disadari adalah kualitas air yang digunakan untuk keramas. Air dengan kandungan mineral tinggi dapat membuat rambut lebih rapuh dan sulit mempertahankan kelembapannya.

Penggunaan alat styling dengan suhu terlalu panas serta perawatan kimia di salon juga bisa merusak rambut. "Kutikula rambut menjadi kasar, struktur rambut rusak, dan protein rambut pecah," kata Charlene Valledir, ahli kimia kosmetik sekaligus pendiri SOS Beauty.

Solusi untuk Masalah Rambut

Rambut Berminyak dan Kusam

Foto: Getty Images/Alina Storozhenko

Berbagai faktor tersebut dapat menyebabkan produk haircare, termasuk shampo yang biasa kamu gunakan, terasa tidak lagi ampuh. Kondisi rambut dan kulit kepala yang berubah memang membutuhkan rangkaian perawatan yang berbeda.

Untuk memperbaikinya, kamu tidak perlu langsung mengganti seluruh produk haircare. Cukup tambahkan produk yang dapat membantu mengatasi penyebab masalahnya. Misalnya, jika masalah berasal dari air yang mengandung banyak mineral, kamu bisa menggunakan clarifying shampoo agar residu mineral dapat terangkat.

Mengubah kebiasaan sehari-hari juga bisa membantu memulihkan kesehatan rambut, seperti mengurangi penggunaan alat styling panas, tidak mengikat rambut terlalu kencang, serta menggunakan heat protectant.

Namun, jika muncul gejala seperti rambut rontok tidak normal, kulit kepala gatal terus-menerus, disertai kemerahan dan pengelupasan, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit bersertifikat. Bisa jadi gejala tersebut merupakan tanda adanya masalah kesehatan yang lebih serius.

(eny/eny)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads