Jarang Cuci Sisir? Ini Dampaknya untuk Rambut dan Kulit Kepala
Kapan terakhir kali kamu mencuci sisir? Jika jawabannya sudah lama atau bahkan tidak pernah, hati-hati, karena kebiasaan ini bisa berdampak pada kesehatan rambut dan kulit kepala.
Sisir sebaiknya rutin dibersihkan, bahkan dalam kondisi tertentu perlu diganti setelah digunakan terlalu lama. Hal ini berlaku untuk semua jenis sisir, baik yang berbahan bulu alami, plastik, logam, hingga serat tanaman.
"Meski biasanya hanya kita sendiri yang menggunakan sisir tersebut, bukan berarti tidak perlu dibersihkan," jelas Shelly Aguirre, hairstylist di Maxine Salon, Chicago, seperti dikutip dari Real Simple.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sisir tidak hanya menumpuk rambut rontok, tetapi juga kotoran dari kulit kepala dan sisa produk styling," tambahnya.
Jika tidak dibersihkan, sisir bisa menjadi tempat menumpuknya minyak, kotoran, residu produk, hingga bakteri. Parahnya, semua itu bisa kembali menempel ke rambut yang sudah bersih.
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat membuat rambut mudah lepek, kulit kepala lebih berminyak, bahkan memicu iritasi dan ketombe.
Selain alasan kebersihan, mencuci sisir secara rutin juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan rambut dan kulit kepala.
Menurut William Gaunitz, seorang trichologist (dokter spesialis masalah rambut dan kulit kepala) dan pendiri Advanced Trichology, ada beberapa alasan penting kenapa mencuci sisir secara rutin tidak boleh diabaikan.
"Dengan membersihkan rambut yang tersangkut, permukaan sisir menjadi lebih halus sehingga rambut lebih mudah disisir," jelasnya.
Selain itu permukaan yang bersih juga membantu mendistribusikan minyak alami (sebum) dari kulit kepala, sehingga rambut tetap lembap dan sehat.
"Membersihkan sisir juga membantu mencegah penumpukan jamur, bakteri, dan parasit yang bisa terus berpindah ke kulit kepala dan memicu peradangan," terang William.
Seberapa Sering Sisir Harus Dibersihkan?
Idealnya, sisir dibersihkan setidaknya seminggu sekali. Namun, frekuensinya bisa berbeda-beda tergantung kondisi rambut dan kebiasaan penggunaan.
Beberapa orang mungkin cukup mencuci sisir setiap dua minggu atau sebulan sekali, sementara yang lain perlu membersihkannya lebih sering. Jika kamu sering menggunakan produk styling, kulit kepala cenderung berminyak atau memakai sisir setiap hari, maka perlu lebih rajin.
"Minimal, bersihkan rambut yang menumpuk di sisir saat sudah terlihat banyak," kata Shelly.
Cara Mudah Mencuci Sisir
Membersihkan sisir sebenarnya sangat mudah dan tidak memakan waktu lama. Pertama, lepaskan rambut yang tersangkut di sisir. Setelah itu, rendam sisir dalam air hangat yang sudah dicampur sabun selama 10-15 menit.
Gunakan sabun yang lembut dan tidak mengandung pewangi agar tidak meninggalkan residu. Bisa sabun bayi atau sabun untuk kulit sensitif.
"Setelah direndam, bersihkan sisa kotoran pada sisir, lalu biarkan kering secara alami semalaman," jelasnya.
Pastikan posisi sisir menghadap ke bawah saat dikeringkan, terutama pada bagian bulu sisir, agar air tidak mengendap di dalamnya.
(hst/hst)










































