6 Jenis Facial dan Manfaatnya untuk Setiap Masalah Kulit
Facial merupakan bagian dari perawatan kulit yang bisa memberikan hasil maksimal, membuat kulit halus, glowing dan flawless. Melakukan facial secara rutin bisa memberikan perubahan signifikan pada kondisi kulit.
Facial di klinik kecantikan biasanya menawarkan perawatan dengan produk profesional serta teknologi khusus yang mampu membersihkan pori-pori secara mendalam, mengencangkan kulit, hingga mengurangi iritasi secara instan.
Tahapan Dasar dalam Facial
Apa pun jenis facial yang dipilih, umumnya ada beberapa tahapan dasar yang akan dilakukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Konsultasi
Facial biasanya diawali dengan konsultasi untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan kulit. Langkah ini penting agar terapis bisa merekomendasikan perawatan yang paling sesuai dengan kondisi kulit.
2. Membersihkan dan Uap
Wajah akan dibersihkan, lalu diberi uap hangat untuk membuka pori-pori agar kotoran lebih mudah diangkat. Proses ini terkadang menggunakan teknik double cleansing, dimulai dari pembersih berbasis minyak lalu dilanjutkan dengan cleanser yang lebih ringan.
3. Toning
Setelah dibersihkan, toner digunakan untuk menyeimbangkan kembali kondisi kulit.
4. Ekstraksi
Jika terdapat komedo atau jerawat, terapis akan mengeluarkannya menggunakan alat khusus.
5. Masker dan Serum
Produk yang digunakan akan disesuaikan dengan kondisi kulit, mulai dari masker hidrasi hingga produk eksfoliasi.
6. Facial Massage
Pijatan wajah dilakukan untuk membantu melancarkan sirkulasi dan memberikan efek relaksasi.
7. Sunscreen
Sebagai langkah terakhir, sunscreen wajib digunakan untuk melindungi kulit yang lebih sensitif setelah perawatan.
Untuk hasil optimal, facial disarankan dilakukan setiap 4-6 minggu sekali.
Klinik kecantikan umumnya menawarkan beberapa pilihan facial. Dari banyaknya varian, ada enam jenis facial paling umum yang bisa dilakukan, sesuai tipe dan permasalahan kulit.
Foto: Getty Images/Marcus Chung |
Jenis Facial dan Manfaatnya
Berikut beberapa jenis facial yang paling umum, beserta manfaatnya, seperti dikutip dari Women's Health Mag.
Classic Facial
Ini adalah perawatan dasar yang mencakup hampir semua tahapan facial. Fokusnya tidak hanya pada hasil kulit, tetapi juga relaksasi dengan tambahan aromaterapi dan pijatan.
Hydration Facial
Cocok untuk kulit kering. Facial ini berfokus pada hidrasi menggunakan bahan seperti hyaluronic acid dan minyak alami.
"Perawatan ini menggunakan masker dan serum yang membantu meningkatkan kelembapan kulit," jelas Rachel Lee Lozina, pemilik Bkue Water Spa di New York.
Acne Facial
Untuk kamu yang rentan berjerawat, jenis ini bisa jadi pilihan. Fokusnya pada pembersihan pori dan ekstraksi. Biasanya juga ditambahkan teknologi seperti LED untuk membunuh bakteri penyebab jerawat.
Anti-Aging Facial
Salah satu yang paling populer. Facial ini bertujuan mengencangkan kulit serta menyamarkan garis halus dan kerutan. Biasanya menggunakan alat khusus untuk merangsang otot wajah sehingga tampak lebih terangkat.
Glow Facial
Ingin kulit langsung terlihat glowing? Glow facial mengandalkan eksfoliasi, seperti chemical peeling dengan AHA (glycolic atau lactic acid). Microdermabrasion juga sering digunakan untuk membantu mengangkat sel kulit mati.
Sculpting Facial
Facial ini fokus pada efek lifting dan contouring wajah. Menggunakan teknik pijat khusus atau teknologi microcurrent, facial ini membantu mengencangkan otot wajah sehingga tampak lebih terdefinisi.
(hst/hst)











































