Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Review: Menjajal Pijat Buccal Facial Contour, Benar Beri Efek Seperti Botox?

Vina Oktiani - wolipop
Rabu, 25 Mar 2026 15:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Young woman massaging face with her eyes closed. Shes in the bathrobe and her hair is wrapped in the towel.
Foto: Getty Images/Aja Koska
Jakarta -

Pijat wajah buccal facial contour belakangan sedang viral karena disebut-sebut bisa memberikan efek seperti habis suntik botox. Namun apakah benar demikian? Beberapa waktu lalu tim Wolipop sudah menjajal langsung treatment kecantikan yang tengah viral tersebut.

Buccal facial contour sendiri merupakan teknik pijat wajah yang dilakukan secara intensif pada wajah hingga ke bagian dalam mulut. Pijatan tersebut diharapkan dapat memberikan efek mengencangkan dan meniruskan wajah, seperti setelah suntik botox.

Pijat Buccal Facial ContourHasil Pijat Buccal Facial Contour Foto: Vina Oktiani/Wolipop

Tim Wolipop mencoba buccal facial contour di House of Urara yang berada di Tangerang. Klinik kecantikan tersebut menyediakan beragam perawatan lymphatic, Japanese head spa, serta lash & nail.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk treatment buccal facial contour dilakukan di ruangan khusus berisi satu orang yang sudah dilengkapi dengan kasur pijat. Sebelum memulai treatment, pengunjung diminta berganti pakaian dengan kemben dan berbaring di kasur pijat.

Terapis kemudian mengaplikasikan oil dan langsung memijat bagian wajah, dimulai dari pipi, dahi, hingga dagu dan leher. Pijatan dilakukan dengan gerakan cepat ke arah atas dan luar wajah.

ADVERTISEMENT

Tak hanya menggunakan tangan, terapis juga menggunakan beberapa alat dari kayu dengan bentuk beragam untuk membantu proses pemijatan. Alat tersebut digunakan berulang pada bagian rahang dan leher.

Pijat Buccal Facial ContourAlat Pijat Buccal Facial Contour Foto: Vina Oktiani/Wolipop

Yang unik dari buccal facial contour dan membedakannya dengan pijat lymphatic face adalah bagian dalam mulut yang ikut dipijat. Sebelum memijat bagian dalam mulut, terapis menggunakan sarung tangan terlebih dahulu.

Sekeliling bagian bibir hingga dalam pipi dipijat dengan tangan, memberikan sensasi berbeda dengan pijat wajah biasa. Terasa sedikit lebih sakit namun tetap masih nyaman.

Pijat bagian dalam mulut hanya berlangsung dalam 5-10 menit di akhir sesi buccal facial contour. Total waktu untuk pemijatan buccal facial contour sendiri ialah 45 menit.

Setelah selesai, wajah kemudian dibersihkan. Meski hasilnya tampak tak signifikan dibanding dengan sebelum pijat, namun wajah terasa sedikit lebih kencang dan terangkat. Terapis mengatakan bahwa hasil maksimal akan didapat 2 hari setelah pijat wajah.

Pijat Buccal Facial ContourHasil Pijat Buccal Facial Contour Foto: Vina Oktiani/Wolipop

Jika ingin menjajal buccal facial contour, pastikan wajah sedang dalam keadaan tidak berjerawat. Selain itu, jika baru saja suntik filler atau botox tidak disarankan untuk melakukan buccal facial contour karena dikhawatirkan akan merusak hasil filler atau botox tersebut.

Karena kali ini Wolipop mengambil paket buccal facial contour dan classic ritual Japanese head spa, setelahnya treatment dilanjutkan dengan perawatan rambut. Dimulai dari mengecek kondisi kulit kepala untuk menentukan produk yang akan dipakai, lalu dilanjutkan beragam perawatan rambut lengkap dengan pijatan kepala, kaki, serta tangan. Paket buccal facial contour dan classic ritual Japanese head spa dibanderol dengan harga Rp 849 ribu.

(vio/vio)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads