7 Cara Retouch Makeup yang Benar, Beda dengan Touch Up Makeup
Banyak orang masih mengira bahwa retouch makeup dan touch up makeup adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki teknik dan tujuan yang berbeda. Yuk! Ketahui cara retouch makeup yang benar.
Secara sederhana, retouch makeup lebih berfokus pada memperbaiki atau menyempurnakan riasan yang sudah mulai berubah, seperti foundation yang pecah atau warna yang memudar. Berbeda dengan touch up makeup yang biasanya hanya menambahkan sedikit produk untuk menyegarkan tampilan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa kesalahan dalam melakukan retouch bisa membuat makeup terlihat menumpuk atau tidak natural. Biasanya terjadi karena teknik yang kurang tepat atau penggunaan produk tidak sesuai.
Memahami cara retouch makeup yang benar bisa menjaga hasil riasan tetap flawless sepanjang hari. Kamu juga bisa memperbaiki makeup tanpa merusak lapisan sebelumnya, sehingga hasilnya tetap halus dan menyatu dengan kulit.
Berikut adalah cara retouch makeup yang benar:
1. Lihat Kondisi Kulit
Sebelum menambah apapun, cek dulu kondisi wajah. Jika kulit terlihat berminyak, jangan langsung ditimpa bedak. Jika kulit terlihat kering, jangan langsung ditambah foundation.
Pertama, cara retouch makeup yang benar adalah lihat kondisi wajah terlebih dahulu. Pakai tisu atau blotting paper untuk menyerap minyak, terutama di area T-zone. Jika makeup mulai crack, tekan perlahan pakai sponge bersih tanpa digeser.
2. Rehidrasi Area Kering atau Patchy
Tujuannya adalah menghidupkan kembali base makeup, bukan menambah produk. Kalau makeup terlihat pecah atau kering, kamu bisa menyemprotkan face mist secukupnya, lalu tepuk ringan dengan sponge atau jari sampai menyatu kembali.
3. Perbaiki Complexion
Cara retouch makeup yang benar adalah dengan tidak mengulang full makeup. Fokusnya hanya di area yang bermasalah. Gunakan sedikit concealer di area pudar, biasanya bawah mata atau bekas jerawat. Aplikasikan dengan cara ditepuk, bukan digeser.
4. Set Ulang dengan Bedak
Setelah base diperbaiki, kamu bisa gunakan bedak tipis hanya di area berminyak. Pakai brush fluffy untuk hasil ringan, dan hindari baking ulang kecuali benar-benar perlu.
5. Hidupkan Kembali Dimensi Wajah
Setelah beberapa jam selesai makeup, biasanya wajah terlihat flat. Kamu bisa menambahkan sedikit blush agar wajah segar. Jika memudar, kamu juga bisa perbaiki contour atau bronzer, dan tap ulang highlighter tipis saja.
6. Rapikan Area Mata dan Bibir
Biasanya makeup di area mata dan bibir cepat hilang. Bersihkan bawah mata jika ada mascara luntur. Tambahkan sedikit eyeliner atau maskara jika perlu. Untuk bibir, kamu bisa hapus sisa lip product dulu, baru aplikasikan ulang.
7. Setting Spray
Langkah terakhir sebagai cara retouch makeup yang benar yaitu kunci dengan setting spray. Ini agar semua layer menyatu, dan membantu makeup terlihat lebih natural dan tahan lama.
Retouch makeup bukan sekadar nambahin makeup lagi, tapi memperbaiki tanpa merusak layer yang sudah ada. Cara retouch makeup yang benar adalah memperbaiki, bukan menimpa dan selalu dilakukan secara tipis, bertahap, serta fokus pada area tertentu saja.
(eny/eny)












































