Jangan Dipakai Lagi, Ini Tanda Parfum Sudah Kedaluwarsa
Parfum termasuk barang yang hampir selalu dibawa ke mana-mana dan sering menjadi ciri khas pemakainya. Membawanya di dalam pouch atau tas berguna untuk mengantisipasi bau tak sedap sekaligus menyempurnakan penampilan.
Jenis parfum kini semakin beragam, baik dari kemasan, aroma, maupun daya tahannya. Ada yang terjangkau, ada pula yang harganya sangat mahal. Karena nilainya tidak sedikit, wajar jika pengguna ingin memakainya lebih hemat. Namun, apakah parfum bisa bertahan lama atau justru cepat rusak?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Secara umum, parfum dapat bertahan sekitar satu hingga tiga tahun setelah terpapar udara atau ketika komposisinya mulai berubah. Daya tahannya bisa dijaga dengan menyimpannya di tempat sejuk dan gelap. Persentase alkohol juga berpengaruh karena alkohol berfungsi sebagai pengawet alami.
Tanda Parfum Kedaluwarsa
Ilustrasi Parfum Foto: Getty Images/GlobalStock |
Seperti kosmetik lainnya, parfum juga bisa kedaluwarsa. Menurut senior creative director Bvlgari Parfums, Amandine Pallez, tanda parfum tidak layak pakai lagi biasanya bukan sekadar intensitas yang berkurang, melainkan karakter aromanya berubah.
Tanda parfum kedaluwarsa aromanya menjadi lebih asam, tajam, bahkan terkesan metalik atau plastik akibat oksidasi. Semakin banyak oksigen masuk ke dalam botol, semakin besar perubahan aroma. Karena itu, menyimpan 'tetes terakhir parfum favorit' sering kali sia-sia karena aromanya sudah teroksidasi.
Pallez menjelaskan ada parfum yang lebih tahan lama karena formulanya berbeda. "Wood, amber, dan leather memiliki stabilitas kimia lebih tinggi sehingga cenderung bertahan lebih dari tiga tahun," katanya seperti dikutip dari Brydie.
Tanda parfum kedaluwarsa lainnya antara lain perubahan aroma top note dan warna cairan menjadi lebih keruh. Cairan yang semula kekuningan bisa berubah menjadi cokelat gelap, menandakan parfum sudah rusak.
Semakin tinggi kadar alkohol, biasanya parfum semakin awet. Pada label juga terdapat tingkatan konsentrasi, dari paling ringan hingga paling pekat: eau fraiche, eau de cologne, eau de toilette, eau de parfum, dan perfume extract.
Tips Menyimpan Parfum
Agar lebih tahan lama, simpan parfum jauh dari cahaya dan panas, tetap di dalam botol aslinya, dan gunakan hingga habis tanpa sering dipindahkan. Parfum yang belum dibuka bahkan bisa bertahan bertahun-tahun, asalkan disimpan dengan benar.
Perlu diingat, parfum yang sudah teroksidasi dapat memicu ruam bila disemprot langsung ke kulit. Jika masih ingin memakainya, semprotkan pada pakaian atau sapu tangan dengan risiko ditanggung sendiri.
(eny/eny)
Elektronik & Gadget
SanDisk Phone Drive USB, Solusi Tambah Storage HP Android yang Praktis
Olahraga
Performa di Lapangan Lebih Stabil dan Responsif dengan Nike Sabrina 3 EP
Hobi dan Mainan
Review Bagasi LOBO Assistant Kit 3.5L, Organizer Praktis untuk Travel
Olahraga
Nike Precision 7 Pink Blast, Pilihan Sepatu Basket yang Nyaman & Stylish
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty
Rambut Kering dan Bercabang? Coba 6 Cara Merawat Kulit Kepala Ini
7 Tips Skincare Saat Mudik Naik Motor, Glowing Meski Kena Debu dan Matahari
Harper Beckham Siap Rilis Brand Kosmetik di Usia 14, Jadi Saingan Kylie Jenner
Contrast Makeup Theory: Teori Makeup Viral Bikin Riasan Lebih Cocok di Wajah
Seo Kang Joon Siap Comeback Usai Jadi Pacar Jisoo BLACKPINK Lewat Drakor Baru
Sinopsis Backtrace, Film Sylvester Stallone di Bioskop Trans TV
Gaya Aurel Hermansyah-Aaliyah Massaid, 2 Menantu saat Bukber Gen Halilintar
Bella Hadid Jadi Global Ambassador Pertama Prada Beauty














































