Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network

5 Kesalahan Makeup yang Bikin Wajah Terlihat Lelah dan Kuyu

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Minggu, 01 Feb 2026 19:41 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Ilustrasi skincare atau jerawat
Foto: Getty Images/PonyWang
Jakarta -

Sudah pakai makeup tapi wajah justru terlihat lelah? Bukan karena kurang tidur atau fisik yang sedang capek, tapi bisa jadi akibat cara aplikasi yang salah.

Mulai dari penempatan concealer hingga warna dasar foundation, kesalahan kecil saja akan membuat wajah kamu tampak kusam dan tidak berseri.

1. Melewatkan Skin Prep

Mirror reflection of woman with skincare cream, spa lotion or dermatology ointment for melasma or acne treatment. Bathroom facial routine, healthcare and face of girl apply cosmetics beauty productFoto: Getty Images/iStockphoto/PeopleImages

Menurut Nikki DeRoest, celebrity makeup artist sekaligus CEO dan pendiri Ciele Cosmetics, makeup hanya bisa bekerja maksimal jika kondisi kulit di bawahnya juga siap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketika kulit dehidrasi atau terlalu 'lelah', makeup cenderung hanya menempel di permukaan, bukan menyatu dengan kulit. Hasilnya, wajah langsung terlihat capek meski aplikasi makeup sudah benar," jelasnya, seperti dilansir Huffpost.

Mulailah dengan pembersih wajah yang lembut agar kulit tidak terasa ketarik. Lanjutkan dengan serum yang melembapkan dan pelembap agar makeup bisa menempel dengan baik. Jangan lupa area mata, kulit bawah mata yang terhidrasi membantu concealer lebih awet dan tidak mudah crease.

ADVERTISEMENT

2. Undertone Foundation Tidak Sesuai

Ilustrasi makeup wanitaFoto: Getty Images/EyeEm Mobile GmbH

"Kesalahan memilih undertone adalah salah satu alasan utama makeup terlihat kusam," kata DeRoest.

"Jika foundation terlalu kuning, terlalu pink, atau keabu-abuan dibanding warna kulit asli, bayangan di wajah justru akan makin terlihat dan membuat wajah tampak lebih lelah," lanjutnya.

Untuk mengetahui apakah undertone kulit kamu hangat, dingin atau netral, kamu bisa melihat warna pembuluh darah di pergelangan tangan. Jika tampak biru atau ungu, biasanya termasuk cool undertone. Jika terlihat kehijauan, cenderung warm undertone.

Sementara campuran keduanya mengarah ke undertone netral. Meski begitu, metode ini tidak selalu akurat, terutama pada kulit sawo matang, olive, atau berwarna lebih gelap. Untuk hasil terbaik, DeRoest menyarankan mencoba beberapa shade foundation di sepanjang garis rahang, lalu cek di bawah cahaya alami.

"Warna yang tepat seharusnya menyatu dengan kulit, bukan mengubah warna wajah atau leher," ujarnya.

3. Salah Mengaplikasikan Concealer

Tips Makeup Memakai ConcealerFoto: Getty Images/bymuratdeniz

Cara memakai concealer sangat menentukan apakah wajah terlihat segar atau justru makin letih.

"Salah satu kesalahan paling sering adalah mengaplikasikan concealer terlalu banyak di seluruh area bawah mata," kata DeRoest.

"Produk yang berlebihan justru menarik wajah ke bawah dan menonjolkan kesan lelah."

Alih-alih menutup seluruh area, aplikasikan concealer hanya di titik yang memang gelap, biasanya di sudut dalam dan sudut luar mata. Teknik ini membantu memberi efek 'lift' dan cerah tanpa terlihat berat. Tujuannya bukan menutupi bawah mata dengan lapisan tebal, melainkan menetralkan bayangan agar wajah tampak lebih segar.

Untuk warnanya, pilih concealer satu tingkat lebih terang dari foundation. Cukup untuk mencerahkan, tanpa membuat area mata tampak abu-abu atau menonjolkan garis halus.

4. Melewatkan Highlighting dan Contouring

Perbedaan Contour vs Bronzer MakeupFoto: Getty Images/Moyo Studio

"Ketika semua area wajah memiliki warna yang sama-foundation, concealer, hingga bedak-kulit bisa terlihat datar dan pucat," jelas DeRoest.

"Yang membuat wajah kembali 'hidup' adalah kontras lembut, dimensi, dan highlight yang tepat."

Kulit alami memiliki area tinggi dan rendah. Cahaya biasanya mengenai tulang pipi, batang hidung, dan tengah dahi, sementara bayangan jatuh di bawah tulang pipi dan sepanjang rahang. DeRoest menyarankan penggunaan concealer yang sedikit lebih terang di titik-titik tinggi wajah, seperti sudut luar mata untuk efek lifting dan area sekitar mulut yang sering membentuk bayangan.

Untuk contour, fokuskan tepat di bawah tulang pipi, mulai dari dekat telinga dan berhenti sebelum sejajar dengan tengah mata. Teknik ini menciptakan ilusi pipi lebih tinggi dan wajah tampak lebih segar.

5. Mengabaikan Sudut Dalam Mata

Fungsi Concealer dalam MakeupFungsi Concealer dalam Makeup Foto: Getty Images/FluxFactory

Sudut dalam mata adalah area kecil yang sering terlupakan, padahal perannya besar dalam menciptakan tampilan wajah yang segar. Area ini cenderung berada dalam bayangan alami, sehingga mata bisa terlihat lebih kecil, cekung, dan lelah.

"Sedikit concealer cerah di sudut dalam mata bisa langsung membuat mata terlihat lebih terbuka dan segar," kata DeRoest.

Pilih warna satu hingga dua tingkat lebih terang dari concealer bawah mata, tapi hindari warna putih yang terlalu kontras. Gunakan formula tipis dengan hasil akhir satin atau sedikit bercahaya-bukan matte kering- untuk memberi ilusi mata yang lebih besar.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Artikel Fokus Selanjutnya
Artikel Terkait
Detiknetwork
Hide Ads