×
Ad

Tren K-Beauty 2026: Dari Bahan Medis hingga Makeup Berbasis Skincare

Kiki Oktaviani - wolipop
Selasa, 06 Jan 2026 20:59 WIB
Halaman ke 1 dari 2
Foto: Getty Images/heckmannoleg
Jakarta -

Tren kecantikan memang cepat berubah, tapi satu hal yang masih terus jadi rujukan dunia dunia, yakni K-beauty atau kecantikan dari Korea. Dari skincare sampai makeup, inovasi asal Korea Selatan tetap menjadi patokan tren global yang masih bertahan hingga 2026.

Gambaran itu mengemuka dalam webinar internasional bertajuk '2026 K-Beauty Forecast' yang diikuti lebih dari 1.000 peserta dari berbagai belahan dunia. Lucie Shin, Head of Data Business di Trendier AI, membagikan data yang memperkuat posisi Korea Selatan di industri kecantikan.

Seperti dikutip dari Beauty Matter, kekuatan K-beauty terletak pada cara industri ini bergerak cepat membaca kebutuhan konsumen, lalu menjawabnya dengan inovasi. Ia bahkan menyinggung meme populer 'Living in 2050' di TikTok, sebuah cara bercanda netizen untuk menggambarkan betapa majunya teknologi kecantikan Korea dibanding negara lain.

"K-Beauty jarang sekadar ikut arus. Tren yang viral biasanya sudah punya dasar riset dan data yang kuat," ujar Shin.

Inilah yang membuat konsumen tidak hanya penasaran, tetapi juga percaya dan terus kembali menggunakan produknya. Pendekatan berbasis data ini diperkuat oleh Trendier AI, platform kecerdasan buatan yang secara khusus memantau industri kecantikan global. Dari analisis tersebut, Shin dan tim Trendier AI mengidentifikasi sejumlah tren K-beauty yang diprediksi akan menjadi sorotan dalam industri kecantikan global pada 2026.

1. Bahan Medis

Skincare kini tak segan memasukkan bahan-bahan yang berasal dari dunia medis. Korea memimpin dengan menghadirkan produk inovatif berisi bahan klinis dan bioaktif dengan cepat ke pasar. Bahan seperti PDRN, exosomes, tranexamic acid, dan EGF semakin populer.

Merek-merek farmasi yang dulu hanya ada di Korea, kini ludes terjual di gerai global seperti Olive Young berkat TikTok. Ini menandai pergeseran konsumen menuju efikasi yang teruji klinis dan bahan yang dipercaya dermatolog.

2. Skincare Device

Alat skincare kini bukan lagi untuk acara khusus atau masalah kulit spesifik. Desainnya dibuat untuk rutinitas harian. Pelopornya adalah perangkat multifungsi seperti Medicube AGE-R Booster Pro, yang semakin viral setelah Kylie Jenner menggunakannya.

3. Tekstur Unik

Konsumen menginginkan lebih dari sekadar bahan aktif yang efektif. Mereka mencari pengalaman sensorial yang memuaskan. Kata kunci 'After Feel' mendominasi sebagai faktor keputusan pembelian. Tekstur yang unik dan memberikan sensasi menyenangkan menjadi nilai jual utama.



Simak Video "Video: Nyobain Teknik K-Beauty Viral 7 Skin Method"

(kik/kik)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork