Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network

Belanja Makeup di Livestream Makin Ngetren, Jadi Masa Depan Industri Beauty?

Hestianingsih Hestianingsih - wolipop
Minggu, 21 Jun 2026 09:00 WIB

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Young beautiful asian woman professional beauty vlogger or blogger recording make up tutorial to share on social media
Foto: thinkstock
Jakarta -

Pernahkah kamu buka TikTok hanya berniat scroll beberapa menit untuk update kabar terkini, tapi berakhir checkout lip tint atau serum terbaru? Ternyata, kamu tidak sendiri. Pengalaman seperti itu kini semakin umum terjadi.

Jika dulu orang mengandalkan toko fisik atau e-commerce, kini livestream atau siaran langsung muncul sebagai salah satu kanal penjualan paling menjanjikan bagi brand skincare dan kosmetik. Menurut laporan State of Beauty 2026 dari McKinsey & Company, livestream diprediksi menjadi salah satu kekuatan besar yang membentuk masa depan belanja produk kecantikan.

Format ini dinilai berhasil menggabungkan hiburan, review produk, hingga proses belanja dalam satu pengalaman yang praktis dan interaktif. Tak heran jika banyak brand skincare dan makeup mulai gencar memanfaatkan livestream untuk menjangkau konsumen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berbeda dengan iklan biasa, livestream memungkinkan beauty enthusiast melihat produk digunakan secara langsung, bertanya secara real-time, hingga mendapatkan promo eksklusif saat siaran berlangsung.

Platform yang paling mendominasi tren ini tentu saja TikTok. Berdasarkan laporan tersebut, TikTok kini menjadi retailer kecantikan dengan pertumbuhan tercepat , terutama di Amerika Serikat.

ADVERTISEMENT

Penjualan produk kecantikan di platform berbasis video itu meningkat 260% per tahun sejak 2023. Sekitar 22% penjualan produk kecantikan di TikTok berasal dari fitur livestream. Angka ini menunjukkan bahwa semakin banyak konsumen yang nyaman berbelanja sambil menonton konten.

Young beautiful asian woman professional beauty vlogger or blogger recording make up tutorial to share on social mediaFoto: Getty Images/iStockphoto/CrispyPork

Menurut McKinsey, fokus brand di TikTok kini tidak lagi sekadar membuat pelanggan membeli ulang produk yang sama. Mereka juga berlomba-lomba menarik perhatian konsumen baru lewat konten yang menarik dan mudah viral.

"Di TikTok, penemuan produk dalam skala besar kini menjadi fokus yang sama pentingnya bagi brand dibandingkan pembelian ulang produk," tulis laporan tersebut, seperti dikutip dari Fashionista.

"Storytelling yang dibawakan kreator, produk viral, dan konten yang bisa langsung dibeli memengaruhi brand mana yang pertama kali ditemukan dan dicoba konsumen," lanjutnya.

Alasan Livestream Beauty Semakin Diminati

Ada beberapa alasan mengapa livestream menjadi favorit banyak beauty enthusiast. Salah satunya karena konsumen bisa melihat langsung bagaimana produk bekerja di kulit seseorang sebelum memutuskan membeli.

Selain itu, livestream juga memudahkan orang menemukan brand baru, berburu diskon, hingga melihat hasil pemakaian produk secara real-time. Banyak penonton juga menyukai konten di balik layar, seperti proses pembuatan produk atau sesi bersama influencer dan selebriti favorit mereka.

TikTok masih menjadi pemain utama, namun platform seperti Amazon dan Twitch juga mulai serius menggarap tren livestream shopping. Strategi ini terbukti efektif. McKinsey menemukan bahwa sekitar satu dari lima penonton livestream beauty mengaku melakukan pembelian di hampir setiap sesi yang mereka tonton.

"Sekitar satu dari lima penonton livestream dalam survei beauty 2025 kami mengaku melakukan pembelian di setiap sesi atau hampir setiap sesi. Ini menunjukkan bahwa proses menemukan produk dan membeli kini bisa terjadi dalam satu interaksi yang sama," tulis laporan tersebut.

India dan China Memimpin Tren Belanja Livestream

Secara global, tren livestream shopping saat ini paling populer di India dan China. Namun minat terhadap format ini juga terus meningkat di negara lain, termasuk Brasil dan Amerika Serikat.

Meski e-commerce masih menjadi kanal penjualan terbesar untuk industri kecantikan, social commerce-mulai dari livestream, toko digital di media sosial, hingga konten yang bisa langsung di-checkout-tumbuh semakin cepat setiap tahunnya.

Media sosial kini tidak hanya menjadi tempat mencari inspirasi makeup atau beauty hacks terbaru. Platform seperti TikTok perlahan berubah menjadi pusat perbelanjaan digital, tempat orang bisa menemukan produk, melihat review, hingga langsung checkout dalam hitungan menit.

(hst/hst)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Hide Ads