Mengenal Perbedaan Oil-Based vs Water-Based Skincare
Dalam dunia perawatan kulit, banyak orang masih bingung dalam memilih antara produk berbasis minyak (oil-based) dan berbasis air (water-based). Memahami perbedaan di antara keduanya sangat penting agar dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit.
Apa Itu Oil-Based dan Water-Based Skincare?
Menurut Ron Robinson, seorang ahli kosmetik dan pendiri Beauty Stat, perbedaan utama antara skincare berbasis minyak dan air terletak pada cara bekerja di kulit.
"Produk berbasis air lebih ringan dan cepat meresap, sementara produk berbasis minyak lebih emolien dan membantu mengunci kelembapan," jelasnya, seperti dikutip Instyle.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krupa Koestline, ahli kosmetik bersih dan pendiri KKT Labs, menambahkan bahwa mengetahui perbedaan ini akan membantu dalam mengaplikasikan skincare dengan tepat.
"Produk berbasis air sebaiknya diaplikasikan lebih dulu sebelum produk berbasis minyak agar penyerapan maksimal dan tidak menyumbat pori-pori," ungkapnya.
Oil-Based Skincare
Ilustrasi wanita memakai face oil Foto: iStock |
Oil-based lebih cocok digunakan bagi mereka yang memiliki jenis kulit kering atau dehidrasi yang membutuhkan kelembapan ekstra. Produk oil-based biasanya mengandung minyak sebagai bahan utama seperti jojoba, argan, atau kelapa.
"Jika teksturnya terasa tebal, meninggalkan residu berminyak, dan lebih lama terserap, kemungkinan besar produk tersebut berbasis minyak," kata Koestline.
Water-Based Skincare
Ilustrasi water based skincare Foto: Getty Images/Prostock-Studio |
Skincare water-based bekerja untuk kulit berminyak, kombinasi, atau rentan berjerawat karena lebih ringan dan tidak menyumbat pori-pori. Produk water-based memiliki air atau bahan berbasis air seperti aloe vera sebagai kandungan utama.
"Produk ini lebih ringan dan cepat meresap tanpa meninggalkan rasa berminyak," jelas Dr. Jeannette Graf, seorang dokter kulit di Mt. Sinai School of Medicine.
Mengapa produk skincare diformulasikan berbasis minyak atau air? Hal itu karena setiap formulasi memiliki tujuan yang berbeda.
"Formula berbasis air sangat baik untuk hidrasi cepat, sedangkan formula berbasis minyak memberikan kelembapan tahan lama dan nutrisi mendalam," ungkap Koestline.
Bagi mereka dengan kulit kombinasi bisa mengkombinasikan kedua based produk tersebut. Bisa diawali dengan serum berbasis air di pagi hari dan malam harinya bisa menggunakan face oil.
(kik/kik)
Pakaian Pria
Satu Tas untuk Semua Aktivitas, Rekomendasi Tas Ransel Pria yang Siap Diajak Berpetualang Seharian!
Pakaian Pria
Tiga Pilihan Celana Pria yang Bikin Tampilan Makin Rapi, Proporsional, dan Siap Dipakai dari Kantor sampai Hangout!
Pakaian Pria
Tampil Elegan dan Berkelas di Bulan Ramadan dengan Baju Koko Signature Pilihan Terbaik!
Kesehatan
Punya Luka Susah Kering? Ini Gel Andalan untuk Bantu Percepat Penyembuhan Luka Ringan hingga Kronis!
Gen Z Kuasai 59% Pasar Beauty, Mulai Cari Skincare Anti-Aging di Usia 20-an
7 Rekomendasi Sunscreen Multifungsi yang Bisa Mencerahkan
Sering Tertukar! Perbedaan Kulit Sawo Matang dan Kuning Langsat Ini Wajib Tahu
Kylie Jenner Disebut Kembali ke 'Wajah Asli' Setelah Dipacari Timothee Chalamet
6 Penyebab Timbulnya Kantong Mata dan Cara Mengatasinya Secara Alami
Foto Pernikahan Virgoun & Lindi Fitriyana, Kompak Pamer Cincin di Jari Manis
Potret Aaliyah Massaid, Alyssa Daguise-Mahalini Bukber, Kompak Tampil Santun
Apa Itu Queerplatonic Relationship? Bukan Pacar Tapi Lebih Dari Sahabat
Lupita Nyong'o Ungkap 50 Mioma Tumbuh di Rahim, yang Terbesar Seukuran Jeruk














































