ADVERTISEMENT

Brand Skincare Lokal Ini Ajak Lawan Kekerasan Terhadap Perempuan-Anak

Jihaan Khoirunnissa - wolipop Rabu, 20 Apr 2022 15:24 WIB
Kleveru Foto: Kleveru
Jakarta -

Brand skincare asal Indonesia, KLEVERU meluncurkan kampanye sosial #DariKlevies dengan menggandeng Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Yayasan JaRI. Kampanye tersebut bertujuan untuk mengajak masyarakat untuk bersama-sama melawan tindak kekerasan di Indonesia.

Founder KLEVERU, Reni Merlina mengaku prihatin melihat maraknya kasus kekerasan yang terjadi di tengah masyarakat. Terutama kekerasan terhadap perempuan dan anak.

"Karena kekerasan itu banyak terjadi pada perempuan oleh karena itu KLEVERU mengajak masyarakat ikut berdonasi dengan cara membeli produk KLEVERU," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (20/4/2022).

Lebih lanjut dia menjelaskan, pihaknya menyisihkan Rp 5 ribu untuk setiap 1 produk KLEVERU yang terjual. Di samping itu, KLEVERU juga menyediakan voucher khusus donasi tanpa membeli produk dengan nilai yang sama. Hasil donasi nantinya akan disalurkan ke Yayasan JaRI untuk meningkatkan kualitas layanan pendampingan, pemulihan, dan penanganan korban kekerasan.

Sebagai informasi, Yayasan JaRI adalah lembaga nonprofit yang bergerak di bidang kemanusiaan untuk memberikan wadah konseling bagi para korban kekerasan, menyediakan pendampingan proses hukum dan pemulihan dari sisi medis maupun psikologis. Selain itu juga memberikan penyuluhan dan edukasi kepada masyarakat, serta merangkul lebih banyak relawan dengan tujuan pencegahan tindak kekerasan.

"Sekecil apapun peran, dukungan dan bantuanmu akan sangat berarti bagi penyintas tindak kekerasan di sekitarmu. Kamu dapat berperan membuat perubahan dan memberikan kesempatan bagi para penyintas untuk meraih kembali masa depan yang lebih baik," tandasnya.

Kampanye #DariKlevies telah berjalan sejak Maret 2022, dan masih terus berlangsung hingga Agustus 2022 mendatang. Informasi selengkapnya bisa kunjungi website resmi kleveru.co.id atau melalui instagram KLEVERU.



Simak Video "Polda Metro Luncurkan Buku Panduan Penanganan Kekerasan Perempuan-Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(ads/ads)