Kisah Remaja Menderita karena Pencet Jerawat, Wajah Bengkak & Susah Melihat

Rahmi Anjani - wolipop Jumat, 25 Des 2020 21:00 WIB
Mary Ann Regacho Foto: YouTube GMA Public Affairs
Jakarta -

Seorang remaja harus merasakan dampak buruk dari memencet jerawat. Ketika berusaha menghilangkan komedo di hidungnya, masalah lain justru muncul dan membuatnya menderita. Karena kebiasaan tersebut, kini wajahnya jadi bengkak hingga sulit melihat.

Adalah Mary Ann Regacho, seorang gadis asal Filipina yang jadi pemberitaan karena kelalaiannya merawat wajah. Remaja 17 tahun tersebut mendapati wajah bagian atasnya jadi sangat bengkak setelah memencet jerawat setahun lalu. Karena hal tersebut, Mary juga merasakan sakit hingga mempengaruhinya penglihatannya.

Dilansir Viral Press, awalnya Mary mendapati jerawat membandel di hidungnya yang tidak juga menghilang selama berminggu-minggu. Ibu satu anak yang tahun lama baru melahirkan tersebut menganggap jika masalah kulit itu disebabkan oleh hormon karena pubertas atau kehamilan. Setelah berusaha memencetnya, beberapa hari kemudian wajah Mary di area tersebut mulai terasa sakit dan bengkak.

Mary Ann RegachoMary Ann Regacho Foto: YouTube GMA Public Affairs

Mary mengatakan jika pembengkakannya menyebar hingga membuat wajahnya seperti balon. Bengkak itu juga merambat ke bagian batang hidung, pipi, mata hingga dahi sampai ia sulit melihat.

"Aku pikir itu hanya jerawat biasa tapi itu terasa sangat sakit hingga aku tidak tidur ketika malam. Aku sudah mencoba semuanya untuk menyembuhkannya tapi tidak ada yang berhasil," ungkap remaja ituu. "Sekarang aku merasa jika wajahku tidak bisa sama lagi," tambahnya.

Mary Ann RegachoMary Ann Regacho Foto: YouTube GMA Public Affairs

Mary mengaku pernah mencoba ramuan herbal untuk menyembuhkan pembengkakan tapi efeknya tidak terlalu maksimal. Ia pun kesulitan untuk mengobati kondisi tersebut karena tidak memiliki cukup uang dan suaminya adalah petani paruh waktu.

Kondisi ini sudah berlangsung hingga hampir setahun. Ia pun sudah memeriksakannya ke rumah sakit terdekat tapi paramedis di sana tidak punya alat yang cukup untuk mengobati Mary dan ditransfer ke rumah sakit yang lebih besar. Karena tidak punya biaya untuk itu, sang suami meminta bantuan kepada netizen melalui sebuah video.

"Kami hanya bisa menghasilkan uang yang cukup untuk diri kami sendiri dan bayi kami yang berusia setahun jadi aku tidak mampu membayar uang pengobatan," kata suami Mary, Salles.

(ami/ami)