Laminating Alis Jadi Tren, Ini Proses Alis Dilaminating

Kiki Oktaviani - wolipop Rabu, 09 Okt 2019 18:06 WIB
Foto: Instagram/scarlettcostello Foto: Instagram/scarlettcostello

Jakarta - Laminating alis jadi tren kecantikan terbaru. Prosedur kecantikan ini pada awalnya hadir di Rusia, dan kini populer di Inggris dan Australia.

Perawatan kecantikan terbaru ini berfungsi untuk mendapatkan alis ekstra tebal dengan bulu-bulu yang berdiri tegak. Hasilnya seperti bushy brow ala Cara Delevingne.

Laminating Alis Jadi Tren, Ini Proses Alis DilaminatingFoto: Getty Images


"Ini perawatan yang tepat bagi mereka yang punya rambut alis tidak beraturan, memiliki celah antar bulu-bulu alis atau mereka yang ingin punya alis rapi dengan tampilan seperti disisir ke atas," ujar Natalie Piper, pakar alis dari Eyelash Design Company, seperti dikutip Vogue.

Prosedur laminating alis ini mirip dengan lash lift untuk bulu mata. Maka hasilnya bisa membuat bulu-bulu alis berdiri tegak yang memberikan efek alis lebih tebal dan tampak 'glossy'.

Laminating Alis Jadi Tren, Ini Proses Alis DilaminatingFoto: dok. Instagram


Seperti dikutip Refinery29, prosesnya pertama-tama dengan memulaskan lifting serum di seluruh alis yang kemudian ditutup dengan plastic wrap. Proses tersebut diulang beberapa kali sehingga serum menyerap ke bulu-bulu alis.

Setelah itu, terapis menyisir rambut-rambut alis ke atas hingga mendapatkan bentuk alis yang diinginkan. Proses laminating alis dikerjakan selama 50 menit tanpa efek samping, dan bertahan hingga dua minggu.



Simak Video "Tren Alis Naga Jadi Viral di Instagram"
[Gambas:Video 20detik]
(kik/kik)