Suntik Filler Bibir Salah Sasaran, Wanita Ini Terancam Buta
Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 09 Okt 2019 12:17 WIB
Jakarta
-
Seorang wanita mengalami hal buruk setelah melakukan filler di bibirnya. Alih-alih ingin tampil menawan ala Kylie Jenner, wanita asal Australia bernama Mikayla Stutchberry itu malah mengalami infeksi hingga terancam buta karena fillernya salah sasaran.
Setelah filler, Mikayla merasa ada yang tak beres. Bibirnya menjadi bengkak yang tidak wajar dan terasa sakit.
"Kamu melihat cerita-cerita seram di TV (tentang filler), tapi tidak pernah berasumsi bahwa akan terjadi padamu, tapi hal itu benar saja terjadi," ungkap Mikayla, seperti dikutip 9News.
Dokter yang menanganinya mengatakan bahwa Mikayla mengalami infeksi dan dia menjadi alergi karena obat antibiotiknya. Pakar bedah plastik Australia Mark Ashton mengatakan bahwa dokter kecantikan tersebut bisa jadi salah sasaran menyuntikkan filler-nya.
"Menurut opiniku, gadis ini mungkin mendapatkan filler yang diinjeksikan di arteri di bibir atasnya. Filler tersebut kemudian menyebabkan kematian jaringan. Hal tersebut bisa naik ke wajahnya, di sepanjang hidung hingga ke matanya dan bisa saja menjadi buta," ujar profesor Mark Ashton.
Dokter kosmetik Daniel Lanzar yang membawa filler pertama kali ke Australia lebih dari dua dekade silam mulai khawatir dengan menjamurnya klinik kecantikan yang menawarkan servis filler. Ia mengungkapkan kini banyak klinik kecantikan yang melakukan perawatan di dalam mal.
"Filler seharusnya dilakukan di ruangan medis profesional," ujar Daniel (kik/kik)
Setelah filler, Mikayla merasa ada yang tak beres. Bibirnya menjadi bengkak yang tidak wajar dan terasa sakit.
"Kamu melihat cerita-cerita seram di TV (tentang filler), tapi tidak pernah berasumsi bahwa akan terjadi padamu, tapi hal itu benar saja terjadi," ungkap Mikayla, seperti dikutip 9News.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Foto: A Current Affair |
Dokter yang menanganinya mengatakan bahwa Mikayla mengalami infeksi dan dia menjadi alergi karena obat antibiotiknya. Pakar bedah plastik Australia Mark Ashton mengatakan bahwa dokter kecantikan tersebut bisa jadi salah sasaran menyuntikkan filler-nya.
"Menurut opiniku, gadis ini mungkin mendapatkan filler yang diinjeksikan di arteri di bibir atasnya. Filler tersebut kemudian menyebabkan kematian jaringan. Hal tersebut bisa naik ke wajahnya, di sepanjang hidung hingga ke matanya dan bisa saja menjadi buta," ujar profesor Mark Ashton.
Dokter kosmetik Daniel Lanzar yang membawa filler pertama kali ke Australia lebih dari dua dekade silam mulai khawatir dengan menjamurnya klinik kecantikan yang menawarkan servis filler. Ia mengungkapkan kini banyak klinik kecantikan yang melakukan perawatan di dalam mal.
"Filler seharusnya dilakukan di ruangan medis profesional," ujar Daniel (kik/kik)
Fashion
Ingin Tampil Feminin dan Lebih Stylish dengan Bawahan Rok? Cek Koleksi Menariknya di Sini!
Fashion
Pilihan Aksesori Simpel yang Bikin Gaya Kamu Terlihat Lebih Keren
Fashion
Cari Dompet Kulit Awet Biar Bisa Dipakai Lama? Produk dari ROUNN Ini Bisa Jadi Jawabannya
Health & Beauty
Dua Serum PDRN Favorit Banyak Orang, Fokus Regenerasi dan Hidrasi Kulit!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Niat Cantik Berujung Maut, Ibu 2 Anak Meninggal Usai Oplas Bokong & Perut
Era Glitchy Glam 2026, Saat Kecantikan Tidak Sempurna Justru Jadi Tren
Mengenal Lactic Acid, Bahan Skincare AHA yang Aman dan Lebih Ramah Kulit
Kenapa Ada Jerawat di Dagu? Pahami Penyebab hingga Cara Mengatasinya
Ini Tren Lipstik 2026 yang Patut Dicoba, Smoky Rose hingga Cherry Red
Most Popular
1
7 Potret Ratu Kecantikan yang Kerja Paruh Waktu Jadi SPG Dior
2
5 Tren Sepatu 2026 yang Bakal Booming, Terinspirasi Runway Dunia
3
Ramalan Zodiak 6 Januari: Cancer Jangan Terburu-buru, Virgo Lebih Tegas
4
Potret George Clooney dan Istri yang Kini Jadi WN Prancis, Disindir Trump
5
7 Foto Mesra Manohara Dengan Pacar Baru YouTuber Asal Denmark
MOST COMMENTED












































Foto: Foto: A Current Affair