Zoe Kravitz Sebut Tren Botox Terkini Pembodohan dan Menyeramkan
Kiki Oktaviani - wolipop
Rabu, 21 Agu 2019 19:40 WIB
Jakarta
-
Zoe Kravitz terkejut ada tren botox di ketiak untuk menghentikan keringat. Botox ketiak yang dicoba oleh Chrissy Teigen itu dianggap aktris 30 tahun itu pembodohan dan menyeramkan.
"Itu bodoh dan hal yang menyeramkan yang pernah aku dengar. Jangan melakukan itu. Keringat adalah kunci," ucap Zoe.
Prosedur botox terkini yang jadi tren tersebut disuntikan di bagian saraf yang sering mengeluarkan keringat, seperti di ketiak, tangan atau kaki. Suntik botox tersebut biasanya digunakan bagi mereka yang menderita hiperhidrosis, kondisi di mana seseorang berkeringat secara berlebihan.
suntik Botox bekerja dengan menghalangi pelepasan substansi kimiawi dalam bentuk lendir, yang akan mengaktifkan kelenjar keringat. Singkatnya, Botox membuat produksi kelenjar 'lumpuh'.
Selama prosedur, dokter akan menyuntikkan sekitar 50 unit Botox ke masing-masing ketiak. Semakin banyak unit yang disuntikkan, efeknya akan lebih lama, tapi cara ini bukan solusi permanen untuk menghentikan keringat berlebih.
Tren botox untuk meminimalisir keringat ini bukan tanpa risiko. Seperti dikutip Metro, botox untuk keringat bisa mengalami beberapa efek samping, antara lain reaksi alergi, merah-merah, gatal, sakit kepala, otot kebas, memar, sakit, infeksi, hingga gejala demam mirip flu.
Reaksi paling parah yang bisa terjadi adalah otot menjadi lemah, kesulitan melihat dan bernapas. Efek samping tersebut memang jarang terjadi, tapi tidak menutup kemungkinan bisa dialami pada beberapa pasien.
(kik/kik)
"Itu bodoh dan hal yang menyeramkan yang pernah aku dengar. Jangan melakukan itu. Keringat adalah kunci," ucap Zoe.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
suntik Botox bekerja dengan menghalangi pelepasan substansi kimiawi dalam bentuk lendir, yang akan mengaktifkan kelenjar keringat. Singkatnya, Botox membuat produksi kelenjar 'lumpuh'.
Selama prosedur, dokter akan menyuntikkan sekitar 50 unit Botox ke masing-masing ketiak. Semakin banyak unit yang disuntikkan, efeknya akan lebih lama, tapi cara ini bukan solusi permanen untuk menghentikan keringat berlebih.
Tren botox untuk meminimalisir keringat ini bukan tanpa risiko. Seperti dikutip Metro, botox untuk keringat bisa mengalami beberapa efek samping, antara lain reaksi alergi, merah-merah, gatal, sakit kepala, otot kebas, memar, sakit, infeksi, hingga gejala demam mirip flu.
Reaksi paling parah yang bisa terjadi adalah otot menjadi lemah, kesulitan melihat dan bernapas. Efek samping tersebut memang jarang terjadi, tapi tidak menutup kemungkinan bisa dialami pada beberapa pasien.
(kik/kik)
Olahraga
Adidas Metal Water Bottle 0.6L, Praktis Dibawa Olahraga-Aktivitas Harian
Perawatan dan Kecantikan
Blush On yang Bikin Wajah Auto Fresh, 3CE vs MOP untuk Look Natural yang Lebih Hidup!
Elektronik & Gadget
Smart Band Tipis Tapi Powerful, Xiaomi Smart Band 9 Active untuk Gaya Hidup Lebih Sehat!
Perawatan dan Kecantikan
Kulit Lebih Mulus dan Calm Sekaligus dengan Duel Serum Innisfree Retinol Cica vs MIXSOON Bean Essence!
Artikel Terkait
ARTIKEL LAINNYA
Sering Jerawatan & Kemerahan? Bisa Jadi Radang Kulit, Ini Solusinya
D&G Rilis Ulang Parfum The One Setelah 20 Tahun, Hadirkan Aroma Intens
6 Tips Makeup Lebaran Praktis yang Tahan Lama saat Silaturahmi
Tren Pearly Lips untuk Lebaran, Bikin Bibir Glowing Natural & Lebih Plumpy
9 Parfum Tahan Lama Terbaik untuk Lebaran, Wanginya Awet Tanpa Semprot Ulang
Most Popular
1
Gaya 2 Menantu Jokowi di Open House Lebaran Prabowo, Curi Perhatian!
2
Heboh Pria Tebarkan Rambut Kemaluan di Meja Rekan Kerja, Berujung Kasus Hukum
3
Banting Setir Total! Mantan Idol KPop Ini Kini Sukses Jadi Penulis Web Novel
4
Ramalan Zodiak 23 Maret: Scorpio Emosi Labil, Libra Dilanda Kebingungan
5
Gaya Zayyan XODIAC, Idol KPop asal Indonesia Rayakan Idulfitri di Korea
MOST COMMENTED











































