Makeup Rp 34 M YouTuber Dirampok, Pencariannya Libatkan FBI dan Investigator

Rahmi Anjani - wolipop Kamis, 04 Apr 2019 09:29 WIB
Foto: dok. Instagram (@jeffreestar) Foto: dok. Instagram (@jeffreestar)

Jakarta -

Jeffree Star mengungkap sesuatu yang mengejutkan mengenai makeup terbarunya. Sayangnya bukan pengumuman perilisan atau varian baru tapi kabar bahwa sejumlah produknya yang raib dicuri. Tak tanggung-tanggung, makeup yang hilang pun bernilai hingga $2,5 juta atau sekitar Rp 34 miliaran. Produk tersebut diambil dari gudang Jeffree Star Cosmetics yang belum rilis namun sudah bocor secara online.

Perampokan tersebut dilaporkan terjadi hanya selang beberapa hari setelah peluncuran palet eyeshadow Blue Blood. Palet keluaran salah satu YouTuber berpenghasilan tertinggi itu pun langsung habis dalam waktu kurang dari sehari. Tampaknya pencuri ingin mendapatkan keuntungan dengan mengambil produk concealer yang akan dirilis selanjutnya dan beberapa varian makeup lain untuk dijual secara ilegal.

Pencurian ini tentu langsung dilaporkan Jeffree. Pencariannya pun melibatkan FBI dan sebuah tim investigator untuk melacak para kriminal yang terlibat.

Menurut Jeffree, ratusan Northern Lights Highlighter Palettes, Platinum Ice Liquid Frost Highlighters, dan Velour Lip Liners juga ikut raib. Tapi tentunya yang paling mengesalkan baginya adalah hilangnya semua concealer terbaru yang bahkan belum dirilis.

[Gambas:Instagram]

"Mereka mengambil semua warna concealer. Aku punya lebih dari 30 warna dalam lini menakjubkan ini. Aku sangat bangga dengan itu, formulanya sangat bagus dan aku sangat senang jika kalian bisa merasakannya di bulan ini. Aku tidak berencana membicarakannya atau menunjukkannya hari ini tapi ini terjadi," kata Jeffree dalam video terbaru di YouTube.

Ternyata pencurian makeup seperti ini bukan terjadi untuk pertama kalinya. Setahun lalu, gudang Anastasia Beverly Hills juga pernah dirampok. Ketika itu nilai produk yang raib pun lebih mahal yakni sekitar $4,5 juta atau sekitar Rp 63 miliaran. Dikatakan jika perampokan dilakukan oleh penjual pasar gelap yang akan menjualnya ke pihak ketiga.

Jeffree sendiri memiliki asuransi untuk perusahaannya sehingga kehilangan tersebut akan diganti. Namun tidak ada jaminan jika produk-produk akan kembali karena sudah terjual di beberapa situs dan aplikasi.
(ami/ami)