Operasi Pengecilan Perut, Jahitan Wanita Ini Lepas Hingga Hampir Mati

Kiki Oktaviani - wolipop Senin, 17 Sep 2018 14:41 WIB
Foto: dok. Facebook
Skotlandia - Kerrie Wilkes, wanita asal Skotlandia mengalami hal buruk setelah tummy tuck atau operasi pengangkatan perut untuk mengecilkannya. Ingin punya perut rata, wanita 26 tahun itu malah berujung bencana.

Kerrie melakukan tummy tuck di Polandia. Sistem imun Kerrie mengalami masalasah setelah itu dan dia mengklaim tidak mendapatkan perawatan yang dijanjikan.

Baca Juga: Seperti Ini Wajah Wanita yang 200 Kali Operasi Plastik, Takut Bokong Meledak

"Setelah operasi plastik, semuanya baik-baik saja. Tapi aku tidak menyangka aku berjuang hidup seminggu setelahnya," kata Kerrie seperti dikutip Daily Record.

Setelah kembali ke Skotlandia, keadaan Kerrie semakin parah dan dilarikan ke rumah sakit. Dokter mendiagnosanya mengalami komplikasi sepsis. Berbagai hal buruk dialaminya, mulai dari jahitan lepas hingga hampir mati.

"Aku hampir tidak bisa berjalan, jahitanku lepas dan aku ingin ada bau yang tak sedap dari bekas jahitanku," cerita Kerrie.

Setelah operasi di rumah sakit untuk mengangkat penyakitnya, Kerrie tak sadarkan diri selama tiga hari. Dokter bedahnya saat itu menduga nyawa Kerrie tak bisa diselamatkan.

"Dokter bedah mengatakan bahwa infeksi sudah sangat parah dan dia tidak percaya bahwa saya masih hidup," tambahnya.

Baca Juga: Wanita Ini Operasi Plastik Demi Bisa Kabur dari Utang Rp 78 Miliar

Kerrie ingin kisahnya ini dijadikan pelajaran bagi mereka yang ingin melakukan operasi plastik. Menurutnya, bedah estetika apapun pasti memiliki risikonya. Sekecil apapun risikonya tetap harus diwaspadai. (kik/kik)