Mengenal Paraben, Kandungan Berbahaya yang Dilarang di Kosmetik

Kiki Oktaviani - wolipop Sabtu, 25 Agu 2018 20:03 WIB
Foto: Thinkstock Foto: Thinkstock

Jakarta - Paraben bukan kata asing. Mungkin kamu sudah sering mendengar atau membaca kata tersebut terkait dengan produk kosmetik. Di kemasan produk kosmetik biasanya ditulis 'no paraben' atau tidak mengandung paraben.

Lalu, apa itu paraben? Seberapa bahayakah kandungan tersebut?

Michelle Scott-Lynch, penemu produk perawatan rambut bebas paraben dari brand Boucleme, mengatakan bahwa paraben adalah sejenis bahan pengawet. Paraben pertama kali diperkenalkan tahun '50-an. Fungsinya untuk memperpanjang usia produk kecantikan.

Baca Juga: Produk Kosmetik Populer Korea Ini Terindikasi Mengandung Bahan Berbahaya

Paraben mampu mencegah pertumbuhan bakteri, terlebih di lingkungan lembab dan hangat. Biasanya paraben juga ditulis dengan nama-nama lain seperti butylparaben, methylparaben atau propylparaben. Kandungan paraben biasanya ditemukan di produk shampo, body lotion, maskara foundation atau moisturizer.

Mengapa paraben jadi kandungan bahaya?

Melihat fungsi paraben yang ternyata baik untuk memperpanjang usia produk kosmetik, nyatanya tak sejalan dengan kesehatan. Pada penelitian di 2004 ditemukan paraben memiliki dampak buruk bagi kesehatan.

Dari studi di Inggris menemukan adanya lima jejak paraben di jaringan payudara 19 dari 20 wanita. Meski penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa paraben bisa menyebabkan kanker payudara tapi diidentifikasi bahwa paraben mampu masuk ke dalam kulit dan mengendap di dalam jaringan.

Paraben juga dipercaya memicu gangguan fungsi hormon dengan menyerupai estrogen. Seperti diketahui, terlalu banyak estrogen dapat memicu kerusakan sel payudara dan tumor. Hal itu yang menyebabkan paraben selalu dihubungkan dengan kanker payudara dan masalah reproduksi.

Baca Juga: Viral Kisah Makeup Artist yang Kosmetiknya Dihancurkan Petugas BPOM

Paraben tidak hanya buruk bagi manusia, tapi juga berimbas pada lingkungan. Penelitian menemukan bahwa paraben ditemukan pertama kali di tubuh hewan laut mamalia.
Para peneliti percaya bahwa pencemaran paraben yang ada di laut berasal dari produk kosmetik.

Jadi apakah kita harus berhenti menggunakan kosmetik yang mengandung paraben?

Hingga saat ini paraben masih menjadi kandungan pro dan kontra. Belum ada penelitian yang menyebut bahwa paraben yang ada di produk kosmetik bisa menyebabkan kanker payudara atau masalah kesehatan lainnya. Hal tersebut karena kandungan dosis paraben yang sangat kecil pada produk kosmetik.

Namun kini perusahaan kosmetik telah menemukan pengganti produk pengawet seperti paraben namun dengan bahan yang lebih aman. Sehingga lebih efektif dibanding memasukkan kandungan paraben di produk kosmetik.


(kik/kik)